AdvertisementAdvertisement

Ketua Umum Hidayatullah Dorong Pengembangan Gagasan untuk Peran Kebangsaan

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, menyampaikan bahwa keberadaan Hidayatullah sebagai organisasi massa Islam harus memiliki kontribusi positif bagi kehidupan umat, bangsa, dan negara. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Pleno Hidayatullah 2026 di Pusat Dakwah Hidayatullah Jakarta pada Selasa, 18 Syawal 1447 (7/4/2026).

Naspi menekankan pentingnya peran kader dan anggota organisasi dalam menghadirkan kontribusi nyata melalui penguatan gagasan serta pengembangan visi yang relevan dengan dinamika masyarakat.

Menurut Naspi, kontribusi organisasi tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas kelembagaan, tetapi juga melalui kemampuan melahirkan gagasan yang memberi arah bagi kehidupan sosial. Ia menjelaskan bahwa dalam situasi nasional dan global yang terus berubah, keberadaan visi menjadi unsur penting dalam menentukan arah gerakan organisasi.

“Hal itu bisa kita wujudkan dengan memperkuat gagasan. Terlebih dalam situasi nasional dan global seperti sekarang, dunia membutuhkan visi. Dan Hidayatullah yang memiliki visi membangun peradaban Islam sangat relevan untuk kontributif,” ujarnyanya.

Ia menjelaskan bahwa gagasan memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya inovasi dalam kehidupan organisasi. Dalam pandangannya, inovasi menjadi bagian dari proses pengembangan organisasi agar mampu merespons kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Naspi kemudian mengaitkan pentingnya gagasan dengan perjalanan awal berdirinya Hidayatullah. Ia mencontohkan langkah yang dilakukan oleh pendiri Hidayatullah, Ustaz Abdullah Said, yang mendirikan pesantren sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui pendidikan dan dakwah.

“Kalau kita belajar dari Ust. Abdullah Said, beliau mendirikan pesantren itu adalah bentuk inovasi, bagaimana bisa kontributif dalam mencerdaskan bangsa melalui pendidikan dan dakwah. Semua itu berangkat dari yang namanya gagasan,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Naspi menegaskan bahwa gagasan tidak hanya menjadi sumber lahirnya inovasi, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter organisasi yang kreatif. Ia menyebutkan bahwa organisasi yang terus mengembangkan gagasan akan memiliki kemampuan untuk menghadirkan berbagai bentuk kontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa penguatan gagasan dapat membantu organisasi menghindari pola berpikir yang bersifat pragmatis. Menurutnya, gagasan yang berkembang di dalam organisasi dapat menjadi landasan dalam merumuskan langkah-langkah yang lebih konstruktif.

Dalam konteks organisasi, Naspi melihat penguatan gagasan sebagai bagian dari proses pembaruan yang berkelanjutan. Proses tersebut melibatkan pemikiran, refleksi, serta upaya merumuskan berbagai langkah yang dapat memberikan dampak bagi masyarakat.

Naspi sekali lagi mengajak seluruh kader dan anggota organisasi untuk terus mengembangkan pemikiran yang dapat memperkuat peran Hidayatullah dalam kehidupan umat, bangsa, dan negara. Menurutnya, penguatan gagasan merupakan salah satu langkah yang dapat mendorong organisasi menghadirkan kontribusi yang lebih luas dalam berbagai bidang kehidupan.

Reporter: Fiqih Ulyana
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Kenang Almarhum Indra Kartasasmita sebagai Penyantun Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) -- Organisasi kemasyarakatan Islam Hidayatullah menyampaikan duka atas wafatnya Ketua Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais), H. Drs....
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img