
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — 24 September 2026 Pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hidayatullah terus diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin terbuka secara global. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Webinar Pengelolaan SMK Hidayatullah se-Indonesia yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 24 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Mutiara Hikma Mahendradatta, BBA., MBA., selaku Founder Educourse.id, menyampaikan berbagai peluang pengembangan SMK melalui kerja sama dan program yang berorientasi pada kebutuhan industri global, khususnya peluang kerja bagi lulusan SMK di Jepang.
Mutiara menjelaskan bahwa perkembangan dunia kerja saat ini menuntut lembaga pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada penyelesaian proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga memastikan peserta didik memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Menurutnya, lulusan SMK perlu dipersiapkan dengan kemampuan teknis sekaligus keterampilan pendukung agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Ia menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih kuat antara sekolah, dunia industri, dan mitra internasional. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menghubungkan potensi peserta didik dengan kebutuhan pasar kerja sehingga pendidikan vokasi tidak berhenti pada pemberian ijazah, tetapi dapat menghasilkan lulusan yang benar-benar siap memasuki dunia kerja.
Dalam konteks tersebut, peluang kerja ke Jepang menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan oleh SMK Hidayatullah. Jepang dinilai memiliki kebutuhan tenaga kerja pada sejumlah bidang sehingga membuka peluang bagi lulusan pendidikan vokasi yang mempunyai kompetensi dan kesiapan kerja yang sesuai.
Mutiara juga mengajak para pengelola SMK Hidayatullah untuk melihat peluang global tersebut sebagai bagian dari strategi pengembangan sekolah. Menurutnya, sekolah perlu mulai membangun ekosistem yang mendukung peserta didik sejak proses pembelajaran, peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa, pembentukan karakter kerja, hingga persiapan menghadapi proses rekrutmen dan lingkungan kerja internasional.

Keberadaan mitra seperti Educourse.id diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya tersebut melalui pengembangan program yang memberikan akses kepada peserta didik untuk memperoleh informasi, pelatihan, dan pendampingan menuju dunia kerja global.
Lebih jauh, pengembangan program internasional bagi SMK juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sekolah. Ketika sekolah mampu menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja, termasuk di luar negeri, hal tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik dan keluarga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan vokasi yang diselenggarakan.
Dalam webinar tersebut, para pengelola SMK Hidayatullah se-Indonesia mendapatkan gambaran mengenai pentingnya menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, serta wawasan global. Pendidikan vokasi perlu bergerak lebih dekat dengan kebutuhan industri agar lulusan memiliki jalur yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan.
Penyampaian Mutiara menjadi bagian penting dalam webinar yang mempertemukan pengelola SMK Hidayatullah dari berbagai daerah di Indonesia tersebut. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan mitra yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kompetensi dan akses kerja internasional diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Hidayatullah.
Melalui kegiatan ini, SMK Hidayatullah didorong untuk tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik dan keterampilan vokasional, tetapi juga menjadi pusat pengembangan talenta yang mampu mengantarkan lulusan menuju peluang karier di tingkat global.
Kerja sama dan pengembangan program menuju dunia kerja internasional, termasuk Jepang, diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing lulusan SMK Hidayatullah sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja pada masa mendatang.






