AdvertisementAdvertisement

Halaqoh Kubro Hidayatullah Jawa Barat: KH. Naspi Arsyad Tekankan Peran Dai sebagai Solusi atas Permasalahan Bangsa

Content Partner

SUMEDANG (Hidayatullah.or.id) – Dalam perhelatan Halaqoh Kubro Hidayatullah Jawa Barat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, Lc., menjadi narasumber di hadapan ratusan santri dan dai dari berbagai perwakilan kabupaten dan kota di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (21 Oktober 2026)

Kiai Naspi dalam pemaparannya menegaskan bahwa seorang da’i dan santri harus mampu hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk menjadi solusi atas berbagai permasalahan bangsa.

Dalam taujihnya, Kiai Naspi menyampaikan bahwa keberadaan da’i dan santri bukan sekadar pelengkap, melainkan harus menjadi elemen kunci pembawa perubahan dan peradaban. Mengarahkan pada pesan Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 43, beliau menekankan pentingnya kader dakwah menempa diri menjadi sosok ahladz dzikri—yakni figur yang berilmu, bertakwa, dan memiliki kedalaman spiritual sehingga siap menjadi marja’ atau tempat bertanya dan rujukan bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kegelisahan.

“Keberadaan da’i dan santri bukanlah sekadar pelengkap, melainkan harus menjadi elemen kunci pembawa perubahan dan peradaban. Kader dakwah harus menempa diri menjadi sosok ‘ahladz dzikri’—yakni figur yang berilmu, bertakwa, dan memiliki kedalaman spiritual sehingga siap menjadi rujukan serta tempat bertanya bagi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kegelisahan.” tegas alumni Universitas Islam Madinah tersebut.

Mantan Ketua STIS Balikpapan ini juga menggarisbawahi pentingnya memiliki karakter kepemimpinan sejati yang lahir dari proses perjuangan dan tempaan lapangan, bukan dari kenyamanan atau “kasur empuk”. Kepemimpinan menurutnya bukanlah sebuah jabatan struktural yang dikejar, melainkan karakter kuat yang berlandaskan integritas, keberanian, dan keikhlasan dalam berjuang (Wa laa tamnun tastaktsir).

Selain itu, Kiai Naspi Arsyad mengingatkan bahwa dalam mengusung misi dakwah dan menggerakkan peradaban Islam, para da’i dan kader Hidayatullah harus selalu mengedepankan semangat persaudaraan (ukhuwah) serta membuka diri untuk bersinergi dengan berbagai elemen umat dan bangsa.

“Kepentingan dan kemaslahatan masyarakat jauh lebih berharga dibandingkan mempertahankan ego kelompok”. tegas Naspi

Kegiatan Halaqoh Kubro ini ditutup dengan semangat kebersamaan seluruh peserta untuk terus menguatkan ukhuwah, menyatukan langkah dakwah, serta siap diterjunkan ke berbagai penjuru daerah untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan agama dan bangsa.

Editor: Adam Sukiman
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Perkuat Komite Pakar, Percepat Langkah Membangun Peradaban Islam

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Hidayatullah mendorong penguatan sinergi dengan kalangan pakar dari berbagai bidang keilmuan melalui Komite Pakar sebagai bagian...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img