AdvertisementAdvertisement

Anregurutta KH Arif Marzuki Hasan Sampaikan Taushiah Tarhib Ramadhan di Pusat Dakwah Hidayatullah

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Pembina Pondok Pesantren Darul Istiqamah Maros, Sulawesi Selatan, Anregurutta KH Arif Marzuki Hasan, melakukan anjangsana silaturrahim ke Pusat Dakwah Hidayatullah, Jalan Cipinang Cempedak, Otista, Polonia, Jakarta, Rabu, 25 Sya’ban 1445 (6/3/2024).

Dalam kunjungannya, pria berusia 82 tahun yang tetap enerjik ini didampingi dua anaknya yaitu Muzayyin Arif (Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan) dan Dr Muthahhir Arif (imam masjid sekaligus pimpinan pesantren Nusantara di Amerika).

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad ini digelar dalam tajuk Tarhib Ramadhan sebagai bagian dari rangkaian dari Rapat Pleno Hidayatullah.

Pada kalimat sapaan dan kesempatan taushiah yang disampaikannya KH Arif Marzuki Hasan menekankan pentingnya merawat kebersamaan, ukhuwah, dan persaudaraan.

Dalam pada itu, ia juga menerangkan bahwa tidak saja penyakit fisik yang berbahaya, melainkan “penyakit hati” lebih parah dampaknya.

Ia juga menegaskan, perkembangan Hidayatullah hingga saat sekarang ini tidak lepas dari buah keberkahan dari perjuangan yang telah dirintis oleh almarhum Ustadz Abdullah Said.

Ia pun sempat berbagi kisah tentang sosok pendiri Hidayatullah itu yang baginya merupakan figur pendakwah. “Abdullah Said adalah pencinta dakwah,” katanya.

Oleh sebab itu, dia berpesan hendaknya Hidayatullah tidak tergiur dengan berbagai rayuan dunia dan hal hal yang nampak menarik secara empirik. Kata dia, walaupun yang dimiliki sedikit tak mengapa, yang penting berkah.

“Namo cedde’mi yako mabbarakka moi,” kata KH Arif Marzuki Hasan menukil ungkapan populer dalam bahasa Bugis yang artinya “biar sedikit yang penting berkah”.

Simak ceramah KH Arif Marzuki Hasan selengkapnya di bawah ini, dapat juga ditonton di channel Hidayatullah ID | tvHid atau klik di sini:

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Membangun Tata Kelola Organisasi Berbasis Maqashid Syariah: Sebuah Narasi Kontemporer

DI ERA modern ini, tuntutan terhadap organisasi, khususnya organisasi Islam, untuk senantiasa berbenah dan beradaptasi dengan zaman semakin tinggi....
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img