
KARAWANG (Hidayatullah.or.id) — Ikhtiar membangun kemandirian ekonomi umat memerlukan kolaborasi yang kuat antara lembaga dakwah dan pelaku usaha produktif. Berangkat dari semangat tersebut, DPP Hidayatullah menjajaki peluang sinergi dengan Kurma Adzwa Farm, sebuah kawasan peternakan domba terintegrasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026).
Kunjungan yang dipimpin Departemen Produksi dan Perdagangan DPP Hidayatullah ini menjadi bagian dari upaya organisasi memperluas jejaring kemitraan dalam pengembangan usaha produktif berbasis peternakan, agrikultur, dan ketahanan pangan. Turut hadir mendampingi rombongan jajaran Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta.
Kurma Adzwa Farm yang berdiri sejak 2021 di Kampung Cimahi, Jomin Timur, Kecamatan Kotabaru, dikenal sebagai kawasan peternakan modern yang mengintegrasikan peternakan, pertanian, dan wisata edukasi. Melalui konsep ekonomi sirkular, limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik yang dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas lahan pertanian di sekitarnya.
Bagi DPP Hidayatullah, model usaha seperti ini menjadi contoh nyata bahwa sektor peternakan tidak hanya mampu menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan keberlanjutan lingkungan, membuka lapangan usaha, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Mewakili Kurma Adzwa Farm, Taufiqurrahman menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara lembaga dakwah dan dunia usaha memiliki potensi besar dalam melahirkan ekosistem ekonomi yang sehat sekaligus menumbuhkan generasi wirausahawan yang berkarakter.


Kepala Departemen Produksi dan Perdagangan DPP Hidayatullah, Rusydi Hidayat, S.Sos.I, menegaskan bahwa Hidayatullah terus mendorong lahirnya berbagai model kolaborasi yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat.
«”Semoga silaturahmi ini menjadi wasilah kebaikan serta membuka ruang sinergi program penguatan ekonomi Hidayatullah bersama Kurma Adzwa Farm. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi umat, memperkuat sektor usaha berbasis jamaah, serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi Hidayatullah,” ujarnya.»
Diskusi berlangsung hangat dan produktif. Berbagai peluang kerja sama dibahas, mulai dari pengembangan peternakan modern, pemberdayaan ekonomi berbasis jamaah, pembinaan kewirausahaan, hingga penguatan ketahanan pangan. Kesamaan visi dalam membangun usaha yang produktif dan berkelanjutan menjadi modal awal bagi terbangunnya kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.
Usai berdiskusi, rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas yang dimiliki Kurma Adzwa Farm, mulai dari kandang peternakan domba, sistem pengolahan limbah organik, kawasan pertanian, hingga area wisata edukasi yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta turut menyampaikan undangan kepada Owner Kurma Adzwa Farm, Ichsan David Indra Wijaya, untuk menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Wilayah Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada 25–27 Juli 2026. Undangan tersebut diterima oleh Taufiqurrahman yang mewakili manajemen Kurma Adzwa Farm.
Melalui pertemuan ini, DPP Hidayatullah berharap sinergi yang terjalin tidak berhenti pada silaturahmi semata, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata dalam menghadirkan model pemberdayaan ekonomi yang mampu melahirkan wirausahawan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi umat sebagai bagian dari kontribusi Hidayatullah untuk Indonesia.






