
(Foto: Al-Qo’im Biamrillah/ Hidayatullah.or.id)
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah mengajak Hidayatullah memperkuat kolaborasi dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat melalui sinergi antarlembaga. Ajakan tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturahmi jajaran Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah di Pusat Dakwah Hidayatullah (PDH), Jakarta Timur.
Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Dr. H. Rahmat Abdurrahman, Lc., M.A., mengatakan Indonesia yang luas dengan jumlah umat Islam yang besar membutuhkan kerja sama antarlembaga agar pelayanan dakwah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Dengan luasnya Indonesia dan besarnya jumlah umat Islam, tidak mungkin seluruh kebutuhan dakwah ditangani oleh satu organisasi saja. Karena itu, kolaborasi antarlembaga merupakan sebuah keniscayaan,” ujarnya.
Menurut Rahmat, hubungan antara Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah telah terbangun sejak lama dan terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama, termasuk dalam bidang pendidikan, pembinaan kader, dan pelayanan umat.
Ia menilai kedekatan kedua organisasi tidak hanya lahir karena memiliki akar geografis yang sama, tetapi juga karena memiliki visi perjuangan yang sejalan dalam membangun umat melalui dakwah dan pendidikan.
“Di berbagai forum nasional, Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah sering dianggap memiliki kedekatan yang sangat erat. Hal itu menunjukkan bahwa kedua organisasi memiliki banyak kesamaan dalam perhatian terhadap dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan undangan resmi kepada keluarga besar Hidayatullah untuk menghadiri pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah yang akan diselenggarakan pada 18–19 Juli 2026 di Islamic Center Muhammad Yusuf, Makassar.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, Lc., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus mendoakan agar Muktamar V Wahdah Islamiyah berjalan lancar dan membawa manfaat bagi umat.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, dan keberkahan sehingga muktamar tersebut berjalan sukses serta semakin menguatkan kontribusi Wahdah Islamiyah bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Naspi menambahkan bahwa Hidayatullah dan Wahdah Islamiyah memiliki sejarah persaudaraan yang panjang sehingga perlu terus dipelihara melalui komunikasi, silaturahmi, dan kerja sama yang berkesinambungan.
“Spirit persaudaraan itulah yang ingin terus kita rawat dan kuatkan,” katanya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah, silaturahmi tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, serta berbagai program pemberdayaan umat di masa mendatang.






