
AMBON (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Maluku memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Maluku yang digelar bertepatan dengan 24 Dzulqa’dah 1447 H (12/05/2026).
Forum tahunan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem zakat sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian umat di wilayah Kepulauan Maluku.
Ketua DPW Hidayatullah Maluku, Naharuddin, M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga zakat memiliki peran penting dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pelosok.
“Kami sangat bangga dengan capaian dan dedikasi BMH Maluku. Rakerwil ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk mempertajam program-program keumatan yang menyentuh langsung akar rumput, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal),” ujarnya di sela pembukaan kegiatan.

Dalam Rakerwil tersebut, BMH Perwakilan Maluku menekankan sejumlah poin penting, di antaranya penguatan sinergi dan kolaborasi bersama DPW Hidayatullah, transformasi digital zakat, penguatan program da’i pelosok, kepedulian terhadap pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal masyarakat.
Kepala Perwakilan BMH Maluku, Supriyanto, menyampaikan bahwa apresiasi dari DPW Hidayatullah menjadi penyemangat bagi seluruh amil dan manajemen dalam menjalankan amanah pengelolaan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf).
“Dukungan ini memacu kami untuk bekerja lebih profesional dan amanah dalam mengelola dana ZISWAF demi kemaslahatan warga Maluku,” katanya.
Melalui hasil Rakerwil ini, diharapkan koordinasi antara lembaga zakat dan berbagai pihak terkait semakin solid sehingga distribusi manfaat program dapat dirasakan lebih merata, mulai dari Kota Ambon hingga wilayah pelosok di Maluku Tenggara dan Pulau Buru.






