
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Perkumpulan Alumni Jami’ah Islamiyah Madinah (PAJIM) menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas) IV pada Sabtu–Ahad, 31 Oktober – 1 November 2026 di Hotel Balairung Matraman, Jakarta Pusat.
Pada sesi ramah tamah menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya; K.H. Ahmad Cholil Ridwan, Lc, KH. Tol’at Wafa, Lc, Dr KH. Zaitun Rasmin Lc, M.A, KH. Nashirul Haq Marling, Lc, M.A. Ph.D. dan KH. Budi Azhari, Lc. Sesi ini dipandu moderator: K.H. Khudori Lc. Sabtu, (31/10/2026).
Dalam pemaparannya, KH. Nashirul Haq., Lc., MA., Ph.D. menjelaskan secara singkat makna tema: “Persaudaraan Madinah, dari Madinah Ilmu ke Madinah Amal, menuju Madinah Peradaban.”
Wakil Ketua Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah itu menegaskan dua syarat kesuksesan dakwah dalam membangun Peradaban IsIam. “Pertama, Bashirah, yakni harus berlandaskan iman, ilmu dan manhaj yang benar. Kedua, harus ada kepemimpinan (qiyadah) dan manajemen (idarah) .” Jelas Nashirul Haq mengutip ayat dalam Surat Yusuf 108.

Nashirul menekankan bahwa Perkumpulan Alumni merupakan wadah strategis untuk menghimpun berbagai potensi alumni yang telah berkiprah di bermacam sektor—mulai dari ulama, akademisi, pejabat, politisi, hingga pengusaha. Menurutnya, potensi besar ini perlu dikonsolidasikan agar memberikan dampak dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pertemuan ini hendaknya berlanjut pada perencanaan dan komunikasi menuju kolaborasi. Kebanggaan masa lalu harus menjadi tanggung jawab masa depan,” tegas Ketua Umum DPP Hidayatullah periode 2015–2025 tersebut, sembari berharap forum ini tidak berhenti sebagai ajang nostalgia semata.
Rangkaian acara Silatnas IV PAJIM berlanjut hingga Ahad dengan menghadirkan sejumlah tokoh nasional alumni UIM lainnya, di antaranya Wakil Ketua MPR-RI Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A., Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal, Lc., serta mantan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Said Agil Munawwar, M.A.






