AdvertisementAdvertisement

Hidayatullah DKI Jakarta dan Ketua KADIN Bahas Kolaborasi Penguatan Ekonomi Umat

Content Partner

Foto: Pertemuan DPW Hidayatullah DKI Jakarta dan Ketua Umum KADIN DKI Diana Dewi di Tebet, Jakarta (02/09/2026), untuk menjajaki sinergi penguatan ekonomi umat dan kolaborasi program keumatan yang berkelanjutan.

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dakwah tidak hanya berbicara tentang penguatan spiritual, tetapi juga ikhtiar menghadirkan kemaslahatan dan kemandirian masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam silaturahim Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Hj. Diana Dewi, S.E., di Tebet, Jakarta, Rabu (02/09/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan unsur gerakan dakwah dengan dunia usaha untuk menjajaki peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi umat.

Rombongan DPW Hidayatullah DKI Jakarta dipimpin Ketua DPW Suhardi, S.Th.I., M.Pd., bersama jajaran pengurus. Turut hadir Ketua Asosiasi Pengusaha Hidayatullah (Aphida), Fadlur Rahman.

Diana Dewi yang juga Owner PT Suri Nusantara Jaya (Toko Daging Nusantara) menyambut baik silaturahim tersebut. Dalam dialog yang berlangsung hangat, kedua pihak membahas sejumlah peluang sinergi, mulai dari penguatan ekonomi umat, pemberdayaan pelaku usaha, program sosial-keumatan, hingga penguatan literasi ekosistem halal.

Ketua DPW Hidayatullah DKI Jakarta Suhardi mengatakan, membangun jejaring dengan dunia usaha merupakan bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan dakwah.

Menurutnya, dakwah perlu hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, penguatan ekonomi menjadi salah satu ruang penting yang perlu mendapat perhatian dalam gerakan keumatan.

“Dakwah tidak hanya hadir dalam bentuk ceramah, tetapi juga harus mampu membangun kolaborasi yang menghadirkan solusi bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan ekonomi umat,” ujar Suhardi.

Ia menambahkan, kemandirian ekonomi masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan penguatan kehidupan sosial dan keumatan. Dengan demikian, potensi dunia usaha dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.

.
Dalam konteks Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional, ruang kolaborasi antara organisasi dakwah dan dunia usaha dinilai sangat terbuka. Pemberdayaan pelaku usaha, pengembangan UMKM, program sosial, serta penguatan ekosistem halal menjadi sejumlah bidang yang dapat dikembangkan secara bersama.

Silaturahim tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menjajaki program bersama yang lebih konkret dan terukur. Hidayatullah DKI Jakarta berharap komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada pertemuan kelembagaan, tetapi dapat dilanjutkan melalui program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan dakwah yang tidak hanya menyampaikan nilai-nilai kebaikan, tetapi juga mendorong lahirnya solusi dan kemandirian umat.

Dengan mempertemukan kekuatan dakwah dan kapasitas dunia usaha, Hidayatullah DKI Jakarta berharap semakin banyak ruang kebermanfaatan yang dapat dibuka untuk masyarakat Jakarta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Membangun Kolaborasi menuju Kompetisi Berkualitas

Sebagian orang menilai bahwa kompetisi itu baik, tapi sebagian lainnya tidak. Mereka yang prokompetisi menyatakan bahwa kompetisi merupakan satu...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img