
LOMBOK TIMUR (Hidayatullah.or.id) — 8 Agustus 2026. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat silaturahim dan sinergi dakwah lintas harakah melalui pertemuan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (08/08/2026).
Kegiatan bertajuk “Silaturrahim dan Ta’aruf Hidayatullah NTB Bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Lombok Timur” itu berlangsung di Pesantren TGH. Mukmin, Lc., pada pukul 10.00–13.00 WITA.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran DPW Hidayatullah NTB, yakni Ketua DPW L. Mabrul, M.Pd.I., Sekretaris Fardin Rabbani, M.Pd., dan Kepala Departemen Organisasi Zuhdi Yus. Hadir pula tokoh dari berbagai elemen, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Nahdlatul Wathan (NW), pimpinan pesantren, tokoh agama dan masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran DPD Hidayatullah Lombok Timur.
Dalam forum ta’aruf tersebut, DPW Hidayatullah NTB memaparkan sejumlah hal terkait organisasi, mulai dari sejarah Hidayatullah, perkembangan Hidayatullah di NTB, visi dan misi, jaringan organisasi, jaringan Hidayatullah di NTB, hingga sistem perkaderan.
Pemaparan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan lebih dekat perjalanan dan arah gerakan Hidayatullah, sekaligus menjelaskan struktur organisasi serta proses kaderisasi yang menjadi bagian penting dalam keberlanjutan dakwah.
Dialog kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian masukan dari para peserta. Forum berlangsung terbuka dengan pertukaran pandangan mengenai penguatan komunikasi, dakwah, dan pemberdayaan umat di Lombok Timur.
Ketua DPW Hidayatullah NTB L. Mabrul, M.Pd.I., menekankan pentingnya menjaga silaturahim dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen umat. Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas.
Hidayatullah NTB berharap silaturahim lintas harakah dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi sinergi dalam program dakwah serta pemberdayaan masyarakat, dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pesantren, dan generasi muda.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah serta membangun hubungan yang lebih dekat antarelemen umat di Kabupaten Lombok Timur.






