
BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Hidayatullah Student Forum (HISUF) menggelorakan semangat para santri untuk mempersiapkan masa depan pendidikan sekaligus mengambil peran dalam dakwah dan kehidupan kampus.
Salah seorang peserta, M. Bayu Prayoga, santri kelas XII MA Kampus Induk Hidayatullah Balikpapan, mengaku termotivasi untuk meningkatkan semangat belajarnya setelah mengikuti HISUF pada 13 Agustus 2026.
“Saya merasa terpacu untuk belajar lebih baik. Dengan adanya HISUF, saya semakin paham bahwa Hidayatullah adalah rumah besar kami semua. Sehingga, ke depan ketika kuliah, saya tetap bisa menjadi bagian dari Hidayatullah,” ujarnya.
Menurut Bayu, forum tersebut juga membuka pemahamannya bahwa kuliah bukan semata-mata tentang menuntut ilmu di ruang kelas, tetapi juga kesempatan untuk membawa kebaikan dan memberikan kontribusi di lingkungan kampus.
Pelaksanaan perdana HISUF digelar secara berurutan di tiga lokasi, yakni Kampus Induk Hidayatullah Balikpapan, Kampus Hidayatullah Bontang, dan Kampus Utama Hidayatullah Samarinda.
“HISUF kali ini berlangsung di tiga lokasi secara berurutan, Balikpapan, Bontang, dan Samarinda,” kata Ketua Perkaderan DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, M. Ya’rif.
Kegiatan ini menghadirkan tiga instruktur dari unsur kepengurusan Hidayatullah tingkat pusat dan wilayah serta organisasi mahasiswa. Mereka adalah Ketua Departemen Rekrutmen DPP Hidayatullah Imam Nawawi, Ketua Perkaderan DPW Hidayatullah Kalimantan Timur M. Ya’rif, serta Ketua Gerakan Mahasiswa Hidayatullah Kalimantan Timur Wira Saguna, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

Dalam paparannya, M. Ya’rif menekankan bahwa santri Hidayatullah yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi harus hadir bukan hanya sebagai mahasiswa yang fokus belajar, tetapi juga mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan kampus.
“Kalian tidak datang ke kampus semata-mata untuk belajar di kelas. Tetapi juga aktif mengajak mahasiswa lain terlibat dalam berbagai kegiatan sebagai bekal menjadi insan yang ahli, terampil, dan bermanfaat bagi kehidupan,” tegasnya.
Karena itu, lanjut Ya’rif, HISUF diharapkan menjadi gerbang bagi para santri untuk mempersiapkan diri memasuki dunia perguruan tinggi sekaligus menguatkan kesiapan mereka dalam menjalankan peran dakwah.






