AdvertisementAdvertisement

KH Naspi Arsyad Ingatkan Kader Hidayatullah Tampilkan Islam dalam Kehidupan Nyata

Content Partner

BONTANG (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah KH Naspi Arsyad menyampaikan bahwa nilai kebaikan harus disampaikan dengan cara yang baik agar dapat diterima oleh masyarakat, disamping kader Hidayatullah harus mampu menunjukkan rasa syukur tidak hanya secara lisan tetapi juga melalui praktik kehidupan yang mencerminkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Hal tersebut disampaikan saat menyapa jamaah Masjid Ar-Riyadh, Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang, Kalimantan Timur, Ahad, 16 Dzulqaidah 1447 (3/5/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahim yang telah direncanakan sejak Musyawarah Nasional VI Hidayatullah di Jakarta pada akhir 2025. KH Naspi Arsyad menyebutkan bahwa kunjungan ke Bontang telah dilakukan secara berkala, termasuk kunjungan terakhir sekitar enam bulan sebelumnya.

Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya kesadaran kader terhadap peran Hidayatullah dalam membimbing umat. Ia menegaskan bahwa ekspresi syukur tidak cukup pada tataran verbal, tetapi harus tercermin dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Kader Hidayatullah diharapkan mampu menunjukkan rasa syukur tidak hanya secara lisan, tetapi juga melalui praktik kehidupan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Hidayatullah mengajarkan Islam melalui pendekatan manhaj nubuwwah dengan sistematika wahyu, yang menurutnya merupakan metode memahami ajaran Islam dengan meneladani praktik Nabi Muhammad ﷺ secara langsung.

Dalam konteks tersebut, ia mengingatkan bahwa penyampaian nilai kebaikan harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat agar dapat diterima oleh masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Hidayatullah tidak hanya menghadirkan konsep, tetapi juga membangun praktik kehidupan Islami melalui pembentukan mujtama’ atau kehidupan berjamaah di lingkungan kampus.

“Di kampus-kampus Hidayatullah, Islam tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

KH Naspi Arsyad juga menekankan pentingnya kekhusyukan dalam ibadah, khususnya shalat, serta mengingatkan bahwa pelaksanaan ibadah yang tergesa-gesa dapat mengurangi penghayatan terhadap nilai iman.

Ia turut menyinggung kondisi masyarakat yang mudah terpengaruh oleh arus informasi, termasuk fenomena di media sosial. “Indonesia membutuhkan individu dengan keimanan yang kuat, doa yang mustajab, dan keimanan yang benar-benar menuntun hidupnya,” tegasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Pemuda Hidayatullah Dorong Pengawalan Program MBG untuk Maksimalkan Dampak Sosial Ekonomi

MALANG (Hidayatullah.or.id) -- Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Haniffudin Chaniago, menekankan pentingnya pengawalan dan evaluasi terhadap Program Makan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img