AdvertisementAdvertisement

Membanggakan, Utusan NTB Ahmad Sunanul Huda Raih Juara 1 Cabang Murotal Netra Putra MTQ Disabilitas Nasional

Content Partner

PURWOREJO (Hidayatullah.or.id) — Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung keagamaan tingkat nasional. Ahmad Sunanul Huda, seorang hamba pilihan yang bertalenta emas utusan dari Bumi Gora, sukses mengukir prestasi prestisius dengan meraih Juara 1 pada cabang Murotal kategori Netra Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Lomba Dakwah Disabilitas Tingkat Nasional 2026. Ahmad Sunanul Huda merupakan sosok yang pernah berkhidmat di Hidayatullah dan hingga hari ini masih menjadi bagian dari Hidayatullah. Beliau juga merupakan pendiri atau pencetus Rumah Quran Al Huda Hidayatullah. Kompetisi inklusif berskala besar ini diselenggarakan secara resmi oleh Pengurus Pusat Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) dalam rangka memperingati Milad ke-48 organisasi tersebut.

Babak Grand Final ajang bergengsi bagi para penyandang disabilitas ini berlangsung secara tatap muka penuh khidmat pada hari Jumat, 19 Juni 2026, yang bertepatan dengan tanggal 4 Muharram 1448 Hijriah. Acara dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, yang berada di bawah asuhan ulama kharismatik KH Achmad Chalwani Nawawi. Keberhasilan Ahmad Sunanul Huda ini menjadi catatan sejarah yang sangat membanggakan bagi NTB, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik sama sekali bukan penghalang untuk mendedikasikan diri dalam mensyiarkan ayat-ayat suci Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Kompetisi nasional ini tidak hanya menjadi panggung pembuktian prestasi bagi para penyandang disabilitas, tetapi juga berhasil memecahkan rekor dunia dari Guinness World Records. Ajang ini dinobatkan sebagai kompetisi keagamaan ramah disabilitas terbesar di dunia setelah berhasil memenuhi 80 standar penilaian yang sangat ketat. Dari total 301 peserta yang mewakili 26 provinsi di Indonesia dalam proses seleksi daring sejak April lalu, Ahmad Sunanul Huda tampil memukau di hadapan dewan hakim pada babak final yang diikuti oleh 55 finalis terpilih dari berbagai kategori disabilitas, termasuk tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna daksa.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang membuka jalannya babak Grand Final, menyampaikan rasa bangga yang luar biasa terhadap dedikasi para peserta. Ia menegaskan bahwa kemampuan luar biasa para talenta disabilitas dalam melantunkan ayat suci Alquran merupakan bukti keagungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang dititipkan melalui hamba-hamba pilihan-Nya yang istimewa.

Acara puncak penutupan dan penyerahan hadiah dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), H. Bahlil Lahadalia. Dalam sambutannya yang penuh haru dan apresiasi, Bahlil menyampaikan ucapan selamat yang mendalam bagi para pemenang, termasuk kepada Ahmad Sunanul Huda yang telah membawa harum nama Provinsi Nusa Tenggara Barat di kancah nasional. Sebagai bentuk penghargaan konkret atas prestasi luar biasa tersebut, pemerintah bersama pihak penyelenggara mengumumkan pemberian bantuan pendidikan dan beasiswa berkelanjutan hingga jenjang perguruan tinggi bagi para peraih juara pertama di setiap kategori lomba.

Prestasi emas yang diraih oleh Ahmad Sunanul Huda dalam cabang Murotal Netra Putra ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat serta inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Keberhasilan ini mengukuhkan sebuah pesan kuat dari Purworejo ke seluruh dunia bahwa dakwah Islam yang inklusif dan ramah disabilitas harus terus didukung, guna memberikan ruang setara seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus belajar, berkarya, dan mengukir prestasi tertinggi demi syiar Alquran yang mulia di bumi nusantara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Upgrading Pengurus Inti Muslimat Hidayatullah Gorontalo: Dorong Peran sebagai Pusat Perubahan Peradaban

GORONTALO (Hidayatullah.or.id) — Muslimat Hidayatullah didorong untuk mengambil peran yang lebih strategis sebagai penggerak perubahan peradaban melalui penguatan keluarga,...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img