
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Pelayanan Umat Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah diselenggarakan secara hibrida dari Pusat Dakwah Hidayatullah Jakarta pada Jumat, 29 Syawal 1447 (17/4/2026). Forum nasional ini mempertemukan para ketua departemen Bidang Pelayanan Umat dari berbagai wilayah di Indonesia untuk melakukan koordinasi program serta penyelarasan arah pelayanan kepada masyarakat.
Rakornas tersebut menghadirkan pemaparan program dari departemen yang berada di bawah Bidang Pelayanan Umat, yaitu Departemen Dakwah dan Penyiaran, Departemen Sosial, Departemen Seni Budaya dan Olahraga, serta Departemen Kesehatan. Seluruh ketua departemen tingkat wilayah mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari proses koordinasi program secara nasional.
Sejumlah isu strategis disampaikan oleh para pimpinan departemen. Penguatan dakwah menjadi salah satu topik utama yang disampaikan dalam forum. Program dakwah diarahkan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat melalui penguatan koordinasi antara para penggerak dakwah di wilayah dengan struktur organisasi di tingkat pusat.
Pendekatan dakwah juga dikaitkan dengan upaya memperluas jangkauan pelayanan umat di tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan, penyiaran nilai-nilai Islam, serta penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas dakwah.
Ketua Departemen Kesehatan, Muhammad Ikhsan Taufik, menekankan pentingnya menjaga kesehatan kader sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan aktivitas pelayanan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kader merupakan sumber daya utama organisasi.
“Aset termahal Hidayatullah adalah kader, maka kesehatan kader adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi,” ujarnya.
Ketua Departemen Seni, Budaya dan Olahraga Syarif Daryono juga menyinggung pentingnya kebiasaan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik kader yang terlibat dalam berbagai aktivitas pelayanan umat.
Sementara itu, Ketua Departemen Sosial, Imron Faizin, menyoroti kebutuhan penguatan sistem data dalam pengelolaan program sosial. Ia menyampaikan bahwa basis data yang terstruktur diperlukan untuk mendukung pengelolaan Jaminan Sosial Kesehatan Kader (Jamsoskad).
Imron juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap anak-anak kader yang orang tuanya telah menjalani pengabdian dalam kegiatan organisasi. Menurutnya, perhatian terhadap aspek tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola program sosial.
Rakornas dibuka dan ditutup oleh Ketua Bidang Pelayanan Umat DPP Hidayatullah, Shohibul Anwar. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu ruang aktualisasi peran organisasi dalam kehidupan sosial.
Dia menegaskan, Rakornas ini menjadi ruang koordinasi nasional bagi pengelola program pelayanan umat untuk menyelaraskan langkah serta memperkuat pelaksanaan program di berbagai wilayah.
Ia juga mendorong agar program pelayanan umat yang dijalankan dapat diselaraskan dengan arah pembangunan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.
“Program pelayanan umat perlu dikorelasikan dengan arah pembangunan pemerintah daerah agar kontribusi yang diberikan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Shohibul Anwar juga menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah terhadap berbagai program pelayanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok yang berada dalam kondisi rentan.






