AdvertisementAdvertisement

Silatnas Hidayatullah Serukan Politik Silaturrahim dan Pembebasan Palestina

Content Partner

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Ust. H. Nashirul Haq, MA, menyerukan agar terus menjaga persatuan dan menajamkan kiprah dalam membangun bangsa, apalagi ditengah siklus politik hari hari ini.

“Indonesia ini adalah rumah besar kita, tanah air kita, warisan pendiri negeri dari tokoh dan ulama yang harus kita jaga, kita bela dan kita bangun. Negeri tercinta ini adalah lahan dakwah yang sangat subur untuk menyemai generasi unggul pejuang peradaban Islam,” katanya.

Hal itu disampaikan dia pada pembukaan Silatnas Hidayatullah 2023 di Kampus Ummulqura Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Teritip, Balikpapan, Kaltim, Kamis, 9 Jumadil Awal 1445 (23/11/2023).

Ditegaskan dia, Hidayatullah sebagai bagian dari elemen bangsa berkewajiban mewarnai pembangunan karakter bangsa dengan nilai-nilai Islam yang kaffatan linnas dan rahmatan lil ‘alamin di segala bidang, termasuk politiik.

“Hidayatullah mengedepankan politik silaturrahim, yaitu membangun kerja sama dan sinergi berbagai komponen bangsa dalam bingkai amar ma’ruf nahi munkar untuk kemuliaan dan kemajuan umat dan bangsa,” katanya menekankan.

Dia menyebutkan mulai bulan depan hingga akhir tahun 2024, bangsa Indonesia akan menghadapi kemeriahan demokrasi dan keriuhan kontestasi politik. Bangsa Indonesia akan kembali memilih calon-calon pemimpinnya. Memilih presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif di bulan Pebruari 2024 dan pemilihan kepala daerah serentak di seluruh Indonesia di November 2024.

“Kita semua berharap pesta demokrasi ini selain harus memberikan kegembiraan bagi masyarakat juga membangkitkan optimisme untuk merangkai harapan, menggali potensi-potensi terbaik dari segala yang dimiliki bangsa ini untuk menyusun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Nashirul menekankan, bangsa Indonesia harus mensyukuri nikmat kemerdekaan, nikmat pembangunan, dan kemajuan bangsa saat ini. Namun tetap harus waspada akan potensi ancaman terhadap bangsa ini. 

Oleh karena itu, dalam acara Silatnas kali ini yang insya Allah akan dihadiri juga oleh calon presiden atau calon wakil presiden, Hidayatullah akan menyampaikan aspirasi demi Indonesia yang maju, beradab dan bermartabat melalui perubahan dan perbaikan di berbagai sektor kehidupan.

“Hidayatullah mengajak semua pihak untuk merayakan pesta demokrasi ini dengan gembira, berkompetisi secara sehat, mengusung narasi dan diksi yang mencerdaskan. Mengedepankan kearifan, kedamaian, toleransi, dan kebersamaan di tengah perbedaan pilihan politik,” imbuhnya.

Kontestasi politik diharapkan berlangsung damai, sportif, adil, dan cerdas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban. Hindari sikap saling bermusuhan dan saling menjatuhkan yang dapat merugikan kehidupan bersama.

Pembebasan Palestina

Masih dalam pidato sambutannya, Nashirul menyampaikan, dalam konteks global saat ini, Hidayatullah menyerukan kepada warga dunia yang memiliki hati nurani, untuk menghentikan penjajahan Zionis Israel, serta mendukung perjuangan bangsa Palestina demi mendapatkan hak-hak mereka.

“Menyerukan umat Islam untuk mendukung sepenuhnya pembebasan Masjidil Aqsa, Kota Baitul Maqdis, dan Tanah Palestina,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, ia menghaturkan terima kasih kepada semua pihak atas konstribusinya dalam mensukseskan Silatnas ini, termasuk atas kehadiran seluruh tamu undangan dari kalangan pejabat, tokoh, pimpinan organisasi, dan berbagai kalangan.

“Selamat datang kepada seluruh kader di arena Silatnas ini, terima kasih atas perjuangannya mengemban misi perjuangan dakwah di seluruh pelosok Nusantara. Semoga tetap sabar dan istiqamah menjalankan Amanah yang mulia ini,” harapnya.

Teristimewa ia menyampaikan terima kasih dan apreseasi yang tinggi kepada warga Ummul Qura’ Gunung Tembak sebagai tuan rumah beserta seluruh panitia atas kerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu dan peserta.

“Selamat bersilaturahim, membangun kebersamaan, berbagi pengalaman, menguatkan semangat juang sebagai bekal melanjutkan misi perjuangan di tempat tugas masing-masing,” tandasnya. (ybh/hidayatullah.or.id)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img