AdvertisementAdvertisement

Training Konselor Keluarga 2026 Hadirkan Mujahid dan Mujahidah Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Umat

Content Partner

Jakarta (Hidayatullah.or.id) — Ketua Departemen Pendidikan Keluarga DPP Hidayatullah, Ust. Nurhuda, menegaskan bahwa Training Konselor Keluarga 2026 merupakan bagian dari ikhtiar membangun peradaban Islam melalui penguatan institusi keluarga. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada pembukaan Training Konselor Keluarga 2026 bertema “Mewujudkan Konselor yang Unggul, Profetik, dan Profesional” yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah (PDH), Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2026).

Dalam sambutannya, Nurhuda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya Muslimat Hidayatullah yang terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Tanpa dukungan dan kerja sama tim Muslimat Hidayatullah, mungkin acara ini sulit terlaksana. Karena itu kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menyebut para peserta pelatihan bukan sekadar calon konselor keluarga, melainkan “mujahid dan mujahidah keluarga”, sebuah sebutan yang menurutnya memiliki makna perjuangan yang lebih mendalam dan bersifat ideologis.

“Kalau konselor sifatnya teknis, tetapi mujahid dan mujahidah keluarga sifatnya ideologis. Alumni pelatihan ini kami harapkan menjadi pejuang-pejuang keluarga yang siap hadir membantu menyelesaikan berbagai persoalan umat,” katanya.

Nurhuda menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan dari Training Konselor Keluarga yang sebelumnya telah dilaksanakan secara daring pada 13–14 Juni 2026 dan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah. Dari puluhan peserta yang mengikuti tahap daring, sebanyak 31 peserta mengikuti pelatihan luring yang terdiri dari tujuh peserta ikhwan dan sekitar 24 peserta akhwat.

Menurutnya, pelatihan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap semakin kompleksnya persoalan keluarga yang terjadi, baik di lingkungan internal maupun masyarakat secara umum.

“Kita melihat persoalan keluarga hari ini semakin banyak dan semakin rumit. Setiap keluarga memiliki masalah. Ada yang cukup diselesaikan dengan diskusi sederhana, tetapi ada pula yang berlangsung bertahun-tahun tanpa menemukan jalan keluar karena tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa,” ungkapnya.

Karena itu, Departemen Pendidikan Keluarga DPP Hidayatullah berinisiatif menyiapkan para pendamping dan konselor keluarga yang memiliki kemampuan profesional dalam memberikan bimbingan dan solusi.

Nurhuda menekankan bahwa peran seorang murabbi tidak hanya terbatas pada pembinaan spiritual dan halaqah, tetapi juga harus mampu mendampingi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

“Definisi murabbi tidak hanya memimpin halaqah dan membimbing aspek spiritual. Lebih dari itu, ia juga harus hadir membantu mewujudkan keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar peserta yang mengikuti pelatihan sejatinya telah memiliki pengalaman dalam mendampingi dan membantu menyelesaikan persoalan keluarga. Melalui pelatihan ini, pengalaman tersebut akan diperkuat dengan pendekatan teoritis, teknis, serta pemahaman kode etik konseling yang lebih sistematis.

“Kita ingin menghadirkan konselor yang memiliki rasa percaya diri, memahami SOP, menguasai teknik pendampingan, dan memegang teguh etika dalam memberikan layanan konseling kepada masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Nurhuda mengajak seluruh peserta untuk meluruskan niat dan menjadikan pelatihan ini sebagai bagian dari amal jariah dalam membantu menyelamatkan keluarga-keluarga dari berbagai persoalan dan potensi kehancuran.

“Kita niatkan semua ini semata-mata untuk menegakkan kalimat Allah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan seluas-luasnya dan semakin banyak keluarga yang terselamatkan,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Wisuda Sarjana Pendidikan STIT Mumtaz, Ketum DPP Hidayatullah Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Harga Mati

KARIMUN (hidayatullah.or.id) — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz Karimun menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S-1) Program Studi Manajemen...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img