AdvertisementAdvertisement

Seruan Nasional Ramadhan 1447 H, Hidayatullah Tegaskan Momentum Penguatan Iman dan Kepedulian

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah secara resmi menyampaikan Seruan Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sebagai panduan spiritual dan kelembagaan bagi seluruh anggota, kader, dan umat Islam dalam menyambut bulan suci. Seruan tersebut ditandatangani Ketua Umum K.H. Naspi Arsyad, Lc dan Sekretaris Jenderal Dr. Nanang Noerpatria, M.Pd di Jakarta pada Selasa, 29 Sya’ban 1447 (17/2/2026).

Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang memiliki makna mendalam bagi setiap insan beriman. Kedatangan bulan suci ini dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat kualitas jasmani dan ruhani.

Seruan tersebut menyatakan, “Setiap hati yang beriman pasti punya kerinduan dan kegembiraan akan kedatangan bulan suci Ramadhan. Sebuah training yang nikmatnya luar biasa untuk mengasah jasmani dan ruhani orang-orang beriman.”

DPP Hidayatullah juga menetapkan awal Ramadhan 1447 H mengikuti keputusan pemerintah Republik Indonesia melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama bersama Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam. Dalam seruan itu disebutkan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Keputusan tersebut didasarkan pada hasil hisab dan rukyat yang telah melalui proses verifikasi dan pertimbangan para ulama serta pakar terkait.

Dokumen tersebut menegaskan bahwa Ramadhan memiliki dimensi spiritual yang kuat. Bulan ini dipandang sebagai waktu yang efektif untuk memperbaharui komitmen keimanan, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, Ramadhan juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat, termasuk mendoakan saudara-saudara Muslim di berbagai belahan dunia, khususnya masyarakat Palestina yang menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.

Selain aspek spiritual, Ramadhan juga memiliki dimensi sosial dan material. Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak dan sedekah, serta memperkuat kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan. Seruan tersebut mengingatkan bahwa Rasulullah dikenal sebagai sosok yang paling dermawan, terutama pada bulan Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang dikutip dalam dokumen.

DPP Hidayatullah juga menekankan pentingnya persiapan menyeluruh dalam menyambut Ramadhan. Seruan tersebut menyampaikan, “Mempersiapkan diri, keluarga, dan lembaga yang dipimpin untuk bersemangat dan bersungguh-sungguh sejak awal. Baik persiapan iman, ilmu, mental, kesehatan dan finansial agar bisa beribadah lebih maksimal.”

Selain itu, anggota dan kader Hidayatullah diajak untuk meningkatkan kualitas ibadah melalui berbagai program, termasuk memperbanyak shalat sunnah, meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, serta memperdalam pemahaman keislaman melalui kajian dan pembelajaran. Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dari seruan tersebut, dengan mendorong umat untuk berbagi kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai lembaga dan program yang tersedia.

Dalam seruan tersebut juga disampaikan pentingnya penguatan komitmen pribadi melalui berbagai tahapan pengendalian diri, seperti mu’ahadah atau memperbaharui komitmen, mujahadah atau kesungguhan menjalankan ibadah, mutaba’ah atau pemantauan diri, serta muhasabah atau evaluasi terhadap amal yang telah dilakukan.

DPP Hidayatullah juga mengajak seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat wilayah hingga ranting, untuk memperkuat koordinasi dan silaturahim dalam rangka menjadikan Ramadhan sebagai momentum penyebaran nilai kebaikan. Ramadhan dipandang sebagai sarana untuk memperkuat kualitas spiritual, moral, intelektual, dan sosial umat Islam.

Seruan tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh amal ibadah yang dilakukan selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT dan menjadi bagian dari upaya membangun peradaban Islam yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial.[]

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Peran Lembaga Filantropi Menjembatani Kebaikan hingga ke Akar Rumput

MEMBANGUN kesejahteraan bagi sesama adalah kebutuhan utama bangsa Indonesia. Namun kesejahteraan tidak lahir begitu saja; ia biasanya tumbuh dari...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img