AdvertisementAdvertisement

Zhafira Loebis Berbagi Inspirasi Pentingnya Jejaring Strategis dalam Rakernas Mushida

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – Zhafira Athirah Loebis, Co-Founder Babyloania, hadir sebagai pembicara utama dalam sesi diskusi bertajuk Strategi Branding dan Penguatan Jejaring untuk Meningkatkan Pengaruh Mushida. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian Rapat Kerja Nasional Muslimat Hidayatullah yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, pada Selasa, 18 Syawal 1447 (7/4/2026).

Dalam paparannya, Zhafira menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mampu mendukung keberlanjutan kiprah dan pengaruh perempuan di berbagai sektor profesional maupun sosial termasuk dalam ranah domestik.

Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah mengenai fenomena penurunan jumlah partisipasi perempuan saat menapaki tangga kepemimpinan. Zhafira menyajikan data dari Badan Usaha Milik Negara sebagai rujukan, di mana pada tingkat awal masuk kerja, komposisi antara perempuan dan laki-laki cenderung berimbang pada angka 50 persen.

Namun, lanjutnya, angka tersebut mengalami penurunan drastis saat mencapai level direksi, dengan representasi perempuan yang tidak sampai 15 persen. Menurutnya, banyak perempuan yang berguguran di tengah perjalanan karier karena kurangnya sistem pendukung yang memadai.

Sebagai solusi atas tantangan tersebut, pendiri platform Stellar Women ini memperkenalkan inisiatif yang bernama Ignite. Platform ini dirancang khusus untuk membangun komunitas yang mendukung perempuan di lingkungan kerja korporat melalui program pendampingan atau mentorship.

Ia menjelaskan bahwa Ignite melibatkan para direksi perempuan dari institusi besar, seperti Bank Mandiri dan XL Axiata, untuk menjadi mentor bagi mereka yang tengah belajar dan meniti karier. Program ini bertujuan untuk memberikan teladan dan bimbingan langsung dari figur-figur yang telah berhasil mencapai posisi puncak dalam struktur organisasi yang kompetitif.

Mengenai strategi pengembangan komunitas, Zhafira menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari besarnya jumlah anggota, melainkan pada ketepatan sasaran dan efektivitas program yang dijalankan.

Ia berpendapat bahwa setiap langkah strategis yang diambil harus selaras dengan kebutuhan nyata para anggota agar sumber daya yang ada dapat dikelola secara optimal.

“Poinnya dari semua ini adalah komunitas kita itu sebenarnya tidak perlu besar-besar banget. Tapi pastikan kita itu tepat, tepat sasaran. Dalam setiap langkah yang kita lakukan dalam membuat keputusan pastikan itu memang yang diperlukan sama anggota kita,” katanya.

Lebih lanjut, ibu dua anak ini mendorong para pengurus Muslimat Hidayatullah untuk senantiasa melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap kebijakan yang diambil. Efektivitas waktu dan efisiensi kerja dapat dicapai apabila organisasi memiliki arah yang jelas mengenai target dan tujuan dari setiap kegiatan.

So, for every decision, untuk setiap keputusan yang kita lakukan, kita perlu tanya kembali ini buat siapa, untuk apa, kenapa, gitu,” tegasnya, seraya menekankan sisi esensial dari hal ini agar organisasi seperti Mushida dapat meningkatkan pengaruhnya secara signifikan melalui branding yang kuat dan jaringan yang terintegrasi secara strategis.

Dalam pada itu, Zhafira mengungkapkan perempuan muslimah harus berdaya dan berkarya demi rida Allah. Menurutnya, peran ibu rumah tangga adalah tugas strategis dalam mencetak generasi masa depan. Di waktu yang sama, ia mengajak untuk jangan malu dengan status domestik karena rumah adalah markas untuk membangun peradaban.

Zhafira berharap pengalaman dan strategi yang dibagikan dapat memberikan perspektif baru bagi para peserta Rakernas dalam mengelola komunitas dan memperkuat posisi perempuan di ruang publik.

Melalui pendekatan yang berbasis data dan bimbingan yang terstruktur, penguatan peran perempuan dalam organisasi diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terwujud dalam langkah-langkah konkret yang membawa dampak luas bagi umat, agama, dan bangsa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Hidayatullah Kenang Almarhum Indra Kartasasmita sebagai Penyantun Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) -- Organisasi kemasyarakatan Islam Hidayatullah menyampaikan duka atas wafatnya Ketua Yayasan Dharma Bhakti Sosial (Dharmais), H. Drs....
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img