
JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Bendera Palestina berpotensi menjadi salah satu simbol yang terlihat di stadion-stadion penyelenggara Piala Dunia 2026. Hal tersebut sejalan dengan status Palestina sebagai anggota resmi FIFA melalui Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestinian Football Association/PFA).
Berdasarkan ketentuan umum penyelenggaraan pertandingan FIFA, penonton diperbolehkan membawa atribut dan bendera yang tidak melanggar regulasi keamanan maupun ketertiban stadion. Dengan demikian, bendera Palestina dapat ditampilkan sebagaimana bendera negara atau asosiasi anggota FIFA lainnya selama memenuhi aturan yang berlaku.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen tersebut akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim nasional, jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.
Keberadaan bendera Palestina di stadion diperkirakan akan menjadi salah satu perhatian publik internasional, mengingat isu Palestina kerap memperoleh dukungan dari berbagai kelompok suporter sepak bola di sejumlah negara.
Sejumlah pengamat menilai kehadiran atribut Palestina dalam ajang sepak bola internasional mencerminkan prinsip inklusivitas yang dianut olahraga modern, di mana setiap anggota FIFA memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dan menampilkan identitasnya dalam komunitas sepak bola dunia.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Juni 2026 dan diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar di dunia dengan kehadiran jutaan penonton dari berbagai negara.






