Beranda blog Halaman 226

Majelis Ulama Dorong Indonesia Punya UU Anti Islamophobia

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) – Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mendorong Indonesia bisa mempunyai Undang Undang (UU) Anti-Islamophobia.

“Islamophobia saat ini telah menjadi krisis global yang mengancam kehidupan sosial, stabilitas, dan keberlangsungan hak-hak personal dan publik, “ demikian disampaikan Prof Noto pada “Refleksi Tahun 2023 dan Harapan Tahun 2024” di Aula Buya Hamka MUI, Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Menurutnya, Islamophobia saat ini kerap kali mewujud dalam bentuk pelecehan terhadap Al-Quran serta perundingan terhadap umat Islam.

Terbaru, bentuk islamophobia paling nyata adalah genosida yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina.

Guru Besar UIN Jakarta yang dalam Pidato Guru Besarnya beberapa waktu lalu menyampaikan tentang Islamophobia ini mengatakan, Islamophobia sudah muncul sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Islamophobia yang dirasakan Nabi Muhammad berupa cercaan, bully, boikot, serta tindakan kekerasan.

“Di antara tokoh pembenci Islam adalah Abu Jahal dan Abu Lahab, ” ungkapnya, seperti dikutip media ini dari laman MUI Digital.

Prof Noto menyampaikan, faktor munculnya Islamophobia adalah agama, politik, serta ekonomi. Kemunculannya disebabkan kekhawatiran dan ketakutan berlebihan terhadap Islam di tengah masyarakat.

“Undang-undang Anti-Islamophobia di Indonesia untuk menjaga umat Islam sekaligus masyarakat Indonesia, “ pungkasnya.[]

Sinergi Hidayatullah dan PTBKP Wujudkan Kampus Alamiah, Ilmiah dan Ilahiah

0

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Sebagai komitmen dari pertemuan di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan Kalimantan Timur pada acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) 23-26 November lalu, maka tim arsitek dari PT Bandha Karya Persada (BKP) bersilaturahmi ke kantor DPP Hidayatullah di Jakarta, pada Rabu, 7 Jumadil Akhir 1445 (20/12/2023).

Pertemuan yang dihadiri oleh Pemimpin Umum Hidayatullah KH. Abdurrahman Muhammad, Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr. H. Nashirul Haq, MA, pengurus harian Yayasan Umul Qura Indonesia, serta representatif Sekolah Alam Budi Mulia dan Ahlus Sufah Gunung Binjai, Balikpapan ini memperkenalkan konsep pesantren yang menggabungkan unsur alamiah, Islamiyah, dan ilmiah.

Dalam suasana diskusi yang penuh kehangatan, Pemimpin Umum Hidayatullah menyampaikan rasa terima kasih kepada tim arsitek PT Bandha Karya Persada yaitu Direktur Utama Ayi Karnawan dan didampingi Kang Resti.

Ia tidak hanya mengapresiasi desain saat ini, tetapi juga menegaskan bahwa apa yang digambarkan hari ini adalah merupakan hasil dari doa dan impian 25 tahun yang lalu.

Diskusi yang berlangsung selama 2 jam ini membahas rencana pembangunan kampus Hidayatullah Balikpapan seluas kurang lebih 250 hektar.

Dalam kesempatan itu, harapan dan doa pun disampaikan agar segala urusan diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Harapan kami, semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memudahkan segala sesuatu dalam pelaksanaan rencana besar ini dan keberkahan,” ungkap Ustadz Hamzah Akbar, Ketua Yayasan Umul Qura Indonesia.

Desain inovatif ini menandai komitmen kuat PT BKP dalam mendukung perkembangan pendidikan Islam yang holistik dan terkini bagi generasi mendatang.

Silaturahmi ini juga merupakan wujud semangat untuk merealisasikan cita-cita bersama dalam memajukan pendidikan yang bernilai tinggi bagi masa depan umat yang lebih baik.*/Affan Fallas, Dadang Kusmayadi

Hidayatullah Sidrap Kembangkan Program Tahfidz Quran di Bulucendrana

0

SOPPENG (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Sidrap mulai tahun ini akan menggelar dan mengembangkan program Tahfizh Qur’an.

“Program Tahfizh Qur’an akan kami laksanakan di kampus Darul Qur’an Hidayatullah Bulucendrana,” ungkap Ketua DPD Hidayatullah Sidrap Ust Sarmadani Karani pada pemaparan program di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan di Ponpes Hidayatullah Soppeng, Kamis, 22 Jumadil Akhir 1445 (4/1/2023).

Menurutnya program Tahfizh yang akan dikembangkan diharapkan menjadi stimulus program lainnya.

“Di awal tahun 2024 ini, DPD Hidayatullah Sidrap langsung tancap gas, agar menjadi program Tahfizh unggul dan profesional,” ujarnya dengan nada optimis.

Pada rakerda gabungan juga diikuti oleh DPD Hidayatullah Soppeng dan Hidayatullah Wajo.

Rakerda ini mengangkat tema Konsolidasi Jati Diri, Organisasi, Wawasan, Menuju Terwujudnua Standarisasi, Sentralisasi dan Integrasi Sistemik.

Rakerda DPD Hidayatullah Sidrap ini diikuti oleh semua pengurus Hidayatullah Sidrap, yakni ketua, sekretaris dan bendahara. Di tambah dengan tenaga baru dari STAI Al Bayan, Ismail.

“Tahfidz ini akan kita jadikan pilot proyek, pada program tahun 2024 ini. Semoga ke depannya, Hidayatullah Sidrap bisa terus berkembang. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” tambahnya.*/Abu Fathun

Pemimpin Umum Hidayatullah: Politik Uang Sangat Merusak

Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad.* [Foto: Muh. Abdus Syakur/MCU/Panitia Munas V Hidayatullah]

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Politik uang harus dihindari karena merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.

Hal itu ditegaskan oleh Pemimpin Umum Hidayatullah, KH Abdurrahman Muhammad, pagi di Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Teritip, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu, 24 Jumadil Akhir 1445 H (6/1/2024).

Oleh karena itu, Pemimpin Umum Hidayatullah menyerukan para calon pemilih agar menghindari politik uang. Seruan itu secara khusus disampaikan untuk warga Hidayatullah.

“Politik uang ini merusak benar (sangat merusak, red)!” tegasnya,

Seruan itu dilontarkan saat ia menyampaikan arahan terkait perpolitikan nasional jelang Pemilu 2024.

Pemimpin Umum Hidayatullah pun mengingatkan warga Hidayatullah agar terus mengokohkan jati diri imamah jamaah.

Jangan sampai bergerak sendiri-sendiri di luar garis komando kepemimpinan. Hal ini untuk menghindari terjadinya ketidakstabilan gerakan dakwah.

Hidayatullah sendiri selama ini mengusung politik silaturahim.

Hidayatullah menjalin silaturahim dengan berbagai pihak, baik dari pemerintahan maupun oposisi.

“Silaturahim terus menerus,” ujar dai yang malang melintang di dunia dakwah ini.

Sebagai informasi, Hidayatullah pada Pemilu 2024 menugaskan sejumlah kadernya untuk maju sebagai kontestan pemilu. Ada tiga kader dai Hidayatullah yang ditugaskan sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Ketiganya adalah Naspi Arsyad (Dapil Kalimantan Timur, nomor urut 14), Tasmin Latif (Dapil Sulawesi Tenggara, nomor urut 15), dan Suhardi (Dapil Sulawesi Tengah, nomor urut 20).

“50 tahun arah dakwah Hidayatullah ke gunung-gunung, pelosok, dan pesisir negeri. Kini arah dakwah itu berarah ke Senayan,” ujarnya, dilansir laman Ummulqurahidayatullah.id.* (SKR/MCU)

Kreatifitas Santri Hidayatullah Morotai Atasi Kelangkaan Air sebab Kemarau

0

MOROTAI (Hidayatullah.or.id) — Menunggu sekian lama masa kemarau, semua lahan kering. Bahkan sebagian warga kehabisan stok air, tak terkecuali hal ini juga dialami warga Pondok Pesantren Hidayatullah Morotai, Desa Cucumare, Kecamatan Morotai Selatan Barat.

Kekeringan air sumur pun sangat berpengaruh terhadap kebutuhan keseharian di pondok. Kegiatan ibadah dan belajar pun sedikit terhambat karena kelangkaan air ini.

“Bahkan sebagian santripun berhari-hari tidak bisa mandi dan bertayamum karena kekurangn air. Persediaan air yang ada diprioritaskan untuk kebutuhan makan dan minum,” kata pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Morotai, Ustadz Rikman, kepada media ini, Rabu, 28 Jumadil Akhir 1445 (10/1/2024).

Alhamdulillaah, lama mengunggu tiba juga rahmat Allah turunkan hujan. Tentu mereka sangat bersyukur, karena lahan bedengan yang sudah lama disiapkan tinggal membersihkan sedikit menanam.

“Alhamdulillah, musim hujan tiba juga setelah lama menunggu. Saatnya bersama-sama santri membersihkan lahan yang sudah lama disiapkan untuk menanam,” kata Rikman.

“Alhamdulillah, semoga kita selalu bersyukur atas takdir Allah baik yang baik maupun sebaliknya, aamiin,” lanjut Rikman.

Dia berdoa semoga seluruh warga dan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Cucumare, Morotai selalu diberikan kemudahan, pertolongan Allah dan semakin maju berkembang.*/Arif Ismail Hanafi

Bantuan Armada Dakwah Dukung Mobilitas Dai Ustadz Ustadz Agus Subiyanto

0

BANGKALAN (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Jatim salurkan motor dai sebagai armada dakwah bagi dai yang berkhidmat di titik rentan dan jauh.

Kali ini dai yang menerima adalah Ustadz Agus Subiyanto, seorang dai senior yang diberi amanah tugas dakwah di Hidayatullah Bangkalan, Madura, Selasa, 27 Jumadil Akhir 1445 (9/1/2024).

Sebelum di Madura, Ustadz Agus telah merintis dakwah di beberapa daerah untuk menyebarkan agama Islam bersama umat.

Kepada donator BMH ia berterimakasih dengan penuh syukur atas bantuan motor dai itu.

Menurutnya bantuan motor dai itu akan mempermudah perjalanannya dalam menyebarkan kebaikan sebagai dai dan guru ngaji.

“Ini merupakan dukungan berharga untuk tugas dakwah kami. Terimakasih kepada donator BMH atas bantuan motor untuk dai,” ungkapnya.

Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jatim, Imam Muslim, menyampaikan bahwa program ini sukses dilakukan berkat dukungan umat Islam dalam memajukan dakwah bersama BMH.*/Herim

Pemuda Penting Ambil Peran sebagai Konsolidator Pemilu 2024 Jujur dan Damai

0

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah Rasfiuddin Sabaruddin mengingatkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan hajatan lima tahunan yang amat menentukan nasib rakyat dan bangsa Indonesia.

Karena itu, Rasfiuddin menyerukan pentingnya semua komponen bangsa terutama generasi muda agar serius ambil peran dalam mengawal pesta demokrasi ini supaya betul betul menghasilkan kebaikan bagi bangsa dan negara.

“Dalam konteks Pemilu, termasuk Pemilu 2024 yang akan datang, peran pemuda tidak dapat diabaikan. Anak muda tidak boleh lagi dilihat hanya sekadar sebagai penonton, tetapi mereka harus menjadi konsolidator yang memiliki dampak signifikan pada proses demokrasi,” kata Rasfiuddin dalam keterangannya kepada media ini, Selasa, 27 Jumadil Akhir 1445 (9/1/2024).

Rasfi, begitu ia karib disapa, menegaskan keberadaan pemuda sebagai pilar kritis menggambarkan esensi keberagaman dan kesatuan dalam wadah pemilihan.

Dalam pada itu, ia membeberkan penting untuk diakui bahwa kompleksitas peran pemuda sebagai konsolidator menghadirkan tantangan dan peluang seiringan. Ketidakpastian ini menurutnya melahirkan kompleksitas tekstual yang membutuhkan pemahaman mendalam dan analisis menyeluruh.

“Pemuda menghadirkan dinamika unik melalui kontribusi variatif mereka. Tentu kiprah itu bukan hanya peran penapisan terhadap berbagai potensi kecurangan dan keterbelahan, tetapi juga menjalankan strategi untuk memastikan bahwa kampanye damai menjadi refleksi autentik dari keragaman yang ada. Seharusnya inilah yang memunculkan kekayaan dalam wacana politik kita,” jelasnya.

Pemuda, sebagai konsolidator, jelas Rasfi, mensyaratkan keterbukaan untuk berkolaborasi dan di sisi lain kaum tua pun mesti bersedia membuka ruang dialog bersama agar cita cita dari Pemilu yang jujur dan adil dapat terwujud.

“Orangtua tidak boleh merasa paling mengerti, demikian pula sebaliknya, anak muda tak elok jika merasa diri paling bisa. Disinilah pentingnya persenyawaan kebersamaan,” imbuhnya.

Rasfi mengemukakan pentingnya peran pemuda sebagai konsolidator dalam Pemilu Damai 2024 tidak hanya terletak pada pemahaman mereka terhadap politik, tetapi juga pada kemampuan mereka untuk menyajikan pemikiran dengan cara yang menciptakan kekayaan tekstual.

Karenanya, keterlibatan pemuda dalam proses suksesi nasional Pemilu 2024 adalah suatu keharusan yang tak dapat diabaikan jika ingin mencapai kejayaan sejati bagi Indonesia.

“Pemuda bukan hanya pewaris masa depan, melainkan juga arsitek perubahan, yang karena itu, pemuda harus melepaskan buta politik,” katanya.

Jangan Acuh

Lebih jauh Rasfi menegaskan pemuda tidak bisa bersikap acuh tak acuh terhadap dinamika politik yang mengelilingi mereka. Karena, tegasnya, buta politik hanya akan mengakibatkan ketidakpedulian terhadap isu-isu krusial yang mempengaruhi masa depan negara.

“Pemuda harus menyadari bahwa setiap pilihan politik memiliki dampak besar pada jalannya pemerintahan dan pembangunan nasional,” tegasnya.

Pemuda adalah kekuatan segar yang bisa membawa ide-ide inovatif dan pandangan yang cerdas. Oleh sebab itu, keterlibatan pemuda dalam suksesi nasional Pemilu 2024 yang jujur, adil, dan damai, akan memberikan pemuda peluang untuk menyuarakan pemikiran mereka, membawa angin segar ke dalam arena politik, dan menghadirkan perspektif baru yang diperlukan untuk menciptakan kebijakan yang berkeadilan.

“Terlibat dalam suksesi nasional memberikan kesempatan untuk mengubah sikap skeptisisme anak muda terhadap politik menjadi aksi nyata yang membawa semangat baru dalam pelaksanaan kebijakan dan program-program pemerintah, menggairahkan semangat kolektif untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.

Raspi menambahkan, pemuda adalah kekuatan pengubah, penentu arah masa depan, dan sumber kejayaan bagi Indonesia.

“Dengan terlibat dalam proses politik, pemuda bukan hanya menyumbang suara, tetapi juga membentuk sejarah dan meninggalkan jejak keterlibatan untuk meluruskan kiblat bangsa bagi generasi yang akan datang,” tutupnya. (ybh/hidayatullah.or.id)

Dari Kampus STIT Mumtaz Karimun, Rakerwil Kepri Kirim Pesan Pentingnya Legacy

0

KARIMUN (Hidayatullah.or.id) –– Usai sudah gelaran Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kepulauan Riau (Kepri). Rakerwil di tahun ketiga kepengurusan DPW ini terbilang istimewa karena digelar di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz, Kota Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun.

Ketua Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) DPP Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria, M.Pd, dalam arahannya mendampingi Rakerwil Kepri menyampaikan pentingnya legacy dan mengirim pesan agar ini hendaknya menjadi perhatian.

Menurut Nanang, pentingnya warisan atau legacy bagi organisasi ini tidak saja berkaitan dengan kultur ber-Hidayatullah yang sejak awal telah ditanamkan para pendirinya, melainkan juga mencakup nilai sejarah, identitas, pengembangan, dan keberlanjutan dakwah.

“Rakerwil diharapkan menghasilkan karya yang monumental atau masterpiece,” terang Nanang dalam sambutannya.

Dengan memahami, merawat, dan mengembangkan legacy, menurut Nanang, maka gerakan dakwah dan tarbiyah yang terorganisir ini dapat memastikan diri bahwa ikhtiar kebaikan untuk umat dan bangsa ini tidak hanya berkembang, tetapi juga mempertahankan esensi dan tujuan organisasi seiring waktu.

Oleh sebab itu, Nanang menekankan bahwa upaya meluaskan warisan kebaikan ini hendaklah dibarengi dengan bekal kesungguhan kerja, terutama menghadirkan selalu kekuatan spiritual dan intelektual.

“Kita harus menghadirkan spiritual dan intelektual kita di Rakerwil ini, sehingga hasil Rakerwil ini menggetarkan dan meninggalkan jejak yang bisa dirasakan manfaatnya oleh siapapun,” tandasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah Kepri, Darmansyah Dahura, menuturkan pentingnya optimalisasi organisasi melalui realisasi program kerja yang akan dibahas pada rakerwil dan rakerda.

“Periode ini kita tidak lagi belajar berorganisasi tetapi sudah harus berorganisasi dengan baik,” kata Darmansyah.

Rakerwil DPW Hidayatullah Kepri yang kepanitiaannya diketua Ahmad Yusuf, ketua DPD Hidayatullah Karimun, ini berlangsung selama dua hari, 24-25 Jumadil Akhir 1445 (6-7/1/2023).

Penutupan Rakerwil dilangsungkan di aula rumah dinas bupati Karimun setelah sebelumnya peserta rakerwil sarapan pagi di rumah dinas Bupati Kabupaten Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si.

Rakerwil Kepri dihadiri seluruh pengurus DPW dan para pengurus DPD se-Kepri; Tanjung Pinang, Batam, Bintan, Lingga, Karimun, Natuna, termasuk unsur organisasi pendukung, badan dan amal usaha, serta lembaga lembaga Hidayatullah tingkat wilayah.

Hadir pula Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Yusmillah dan Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Kepri Mahdi Muntadzor serta kepala perwakilan BMH Kepri Fatahillah.*/Jihos Andy

Kisah Yusep Suhendar Susuri Daerah Terdampak Pasca Gempa Sumedang

0

AMIL Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) harus selalu siap hadir dalam membantu umat yang membutuhkan.

Dan, itulah yang terbaru dirasakan oleh Yusep Suhendar, Kadiv Program dan Pemberdayaan Laznas BMH Jawa Barat.

“Jadi saat itu saya dan keluarga sedang menikmati libur akhir tahun bersama keluarga di pantai Garut Selatan. Itu juga tanah kelahiranku,” kata Yusef, Rabu, 21 Jumadil Akhir 1445 (3/1/2024).

Kata Yusef, tak lama setelah gempa mengguncang Sumedang, dirinya dapat info dari teman di Sumedang bahwa dampak dari gempa tersebut merobohkan banyak rumah warga.

“Termasuk pasien di RSUD Sumedang dievakuasi keluar ruangan karena sebagian ruangan ada yang rusak dan khawatir roboh,” sambungnya.

Usai menerima informasi itu, atasan Yusef mengabari bahwa dirinya harus turun ke Sumedang, menyalurkan bantuan BMH kepada masyarakat terdampak.

Sebagai seoranga relawan kemanusiaan yang sudah sejak 2011 terjun ke berbagai daerah bencana seperti banjir bandang Garut, gempa Lombok, gempa Cianjur dan lain sebagainya, jiwa Yusef terpanggil untuk bergegas membantu para korban gempa di Sumedang.

“Apalagi memang ada tugas,” kata Yusef, mantap, yang menyambut tugas untuk turun langsung ke lokasi terdampak bencana.

Senin pagi Yusef berangkat menuju Bandung dengan nyetir sendiri. Sampai di kota Bandung malam hari, ia baru saja berbaring melepas lelah, lalu tiba tiba terjadi gempa susulan di Sumedang dan guncangan sangat terasa sampai ke Bandung.

“Saat itu juga saya dapat telepon dari BMH Pusat untuk bisa melalukan assesment ke Sumendang untuk mendapatkan informasi secara lengkap,” kisah Yusef.

Nah, esok paginya (2/1/24) Yusef langsung mempersiapkan kebutuhan di lapangan termasuk logistik untuk para korban gempa.

Bismillah, berangkat!,” tegasnya.

Melawan Lelah

Yusef melakukan itu dalam kondisi tidak begitu fit tubuhnya, aktivitas liburan dan baru sampai di Bandung membuat tubuhnya masih dicengkeram lelah yang kuat.

“Sebetulnya kondisi fisik saya sangat lelah dan ngantuk berat karena baru saja melakukan perjalan jauh nyetir sendiri dan kurang tidur,” turut Yusef.

Dan ternyata di kantor, rekan yang bisa nyetir sedang tidak masuk karena ada urusan keluarga. Sehingga Yusef tidak ada pilihan lain. Dia yang harus bawa mobil sendiri meskipun sangat lelah.

Yusef pun mengarah ke area RSUD Sumedang untuk mendapatkan informasi dari BNPB.

“Di sana mereka sedang sibuk koordinasi. Namun, Alhamdulillah, ada petugas jaga diluar tenda yang bisa memberi infomasi.”

Dari informasi itu Yusef langsung menuju ke dua titik.

Lokasi pertama yang dituju Yusef adalah ke Babakan Hurip, Sumedang Utara. Di sana kerusakan bangunannya tergolong sedang.

Yusef kemudian ke lokasi kedua di Cipameungpeuk, Sumedang Selatan, dan daerah ini yang justru paling parah kerusakannya. “Di titik kedua inilah BMH menyalurkan bantuannya,” jelas Yusef.

Rumah Rusak

Yusef mengisahkan, saat dirinya masuk ke rumah- rumah warga yang hancur, ia ditemani oleh bapak Riyanto, salah satu polisi di daerah tersebut.

Karena lokasi yang ditujunya itu cukup berbahaya, ia tidak diijinkan masuk tanpa pendampingan.

“Benar saja kondisi rumahnya banyak yang roboh dan tembok banyak yang miring dan retak, andaikan saat ini gempa yang cukup besar terjadi lagi, bisa dipastikan bangunan-bangunan terebut akan ambruk,” Yusef menerangkan.

Sobar (65) salah satu warga yang ikut mendampingi dan termasuk rumahnya yang hancur menggambarkan apa yang ada di dalam hatinya.

Mata Pak Sobar berkaca-kaca saat berbincang dengan Yusef dan menunjukan rumahnya yang hancur. Harapan dia ingin menikmati masa tuanya dengan bersantai, minum teh hangat sambil gendong cucu di kursi teras depan rumahnya, namun takdir berkata lain.

“Allah berikan ujian kepada Pak Sobar dengan adanya gempa bumi yang menghancurkan rumahnya. Saya hanya bisa mendoakan semoga beliau diberi ketabahan,” tutur Yusef, yang meninjau langsung kediaman Pak Sobar.

Selain pak Sobar masih banyak warga yang mengalami ujian yang sama, dimana tercatat ada 120 KK yang terdampak akibat gempa tersebut.

Tercatat ada 13 unit rumah rusak berat dan 107 rumah rusak ringan di Kampung Lingkungan Cipameungpeuk,RT 001 RW 003 Kel. Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Sekarang saya sudah kembali ke Bandung dan sampai detik ini, rasanya masih tidak tega meninggalkan masyarakat di sana yang sangat membutuhkan bantuan dan kepedulian kita semua.*/Herim

Aksi Damai nan Menginspirasi ‘Munajat Kemerdekaan Palestina’ di Surabaya

0

SURABAYA (Hidayatullah.or.id) — Kemerdekaan adalah hak asasi yang sangat dihargai. Itulah yang menjadi kesadaran yang mendorong ribuan orang berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Ahad, 25 Jumadil Akhir 1445 (7/1/2024).

Ribuan massa ini berkumpul untuk bersama-sama merayakan semangat kemerdekaan Palestina dalam aksi damai yang menginspirasi.

Dalam acara yang dikenal sebagai “Munajat Kemerdekaan Palestina,” peserta berkumpul sejak pukul 05.30 WIB untuk merayakan semangat kemerdekaan Palestina.

Namun, ini bukan hanya tentang demonstrasi; lebih dari itu, ini adalah tentang doa bersama dan solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina.

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) turut berperan dalam aksi damai ini dengan menyediakan layanan ambulance.

BMH juga berbagi air mineral secara gratis untuk peserta, memastikan bahwa mereka tetap terhidrasi selama perayaan semangat kemerdekaan ini.

Ustadz Bachtiar Nasir, salah seorang ustadz nasional yang hadir dalam acara ini, mengingatkan bahwa “kemenangan dimulai dari masjid.”

Ini adalah pengingat yang kuat tentang kekuatan doa dan solidaritas dalam mencapai tujuan yang besar.

Kiprah ini mengingatkan kita akan pentingnya bersatu untuk tujuan yang baik dan untuk mendukung mereka yang membutuhkan.

Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jatim, Imam Muslim, mengatakan Laznas BMH menunjukkan bahwa tim siap berkontribusi dalam upaya untuk meraih kemerdekaan dan perdamaian di Palestina.

“Dan ini adalah inspirasi bagi kita semua untuk bergerak bersama untuk perubahan positif dan masa depan dunia yang damai, adil dan sentosa,” tutur Imam Muslim./Herim