AdvertisementAdvertisement

Kuliah Ahad Sekolah Dai Dorong Mahasiswa Membaca sebagai Proses Membangun Nalar

Content Partner

BOGOR (Hidayatullah.or.id) — Membaca adalah kemampuan menangkap makna dan pesan yang membangun nalar. Pesan tersebut disampaikan Public Relations BMH Pusat, Imam Nawawi, dalam kuliah Ahad di Sekolah Dai Hidayatullah Ciomas, Bogor, pada Ahad, 2 Dzulqaidah 1447 (19/4/2026). Dalam forum pembinaan tersebut, ia mengajak para peserta didik untuk mengembangkan kemampuan membaca secara mendalam sekaligus melatih kecakapan berpikir sebagai bagian dari proses pembentukan kapasitas intelektual seorang dai.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pendidikan kader dakwah itu diikuti oleh para peserta Sekolah Dai Hidayatullah. Dalam pemaparannya, Imam menjelaskan bahwa aktivitas membaca tidak berhenti pada proses melafalkan teks, melainkan merupakan upaya memahami pesan yang terkandung dalam bacaan secara komprehensif.

“Membaca sejatinya adalah memahami pesan yang menghidupkan imajinasi dan cara berpikir kita,” ujarnya.

Nawawi menjelaskan, membaca adalah proses intelektual yang berkaitan langsung dengan pembentukan cara berpikir. Melalui kegiatan membaca, seseorang tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan menelaah gagasan serta menghubungkannya dengan konteks yang lebih luas.

Dalam sesi tersebut, Nawawi juga menekankan bahwa kemampuan berpikir tidak muncul secara spontan, melainkan melalui proses latihan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa kecakapan berpikir terbentuk melalui kegiatan membandingkan berbagai pandangan, menganalisis fakta yang tersedia, serta menyusun kesimpulan secara sistematis.

“Cakap berpikir itu dengan membandingkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai fakta serta pandangan, dengan bimbingan nilai Al-Qur’an,” jelasnya.

Menurutnya, kebiasaan membaca yang dilakukan secara benar akan menjadi fondasi penting bagi kemampuan menulis. Proses menulis, terang Nawawi, sebagai kelanjutan dari proses berpikir yang lahir dari interaksi seseorang dengan berbagai bacaan.

Kuliah ini menjadi bagian dari pembinaan Laznas BMH yang diberikan kepada para peserta Sekolah Dai Hidayatullah. Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian dakwah, tetapi juga menyentuh aspek metodologis dalam membangun cara berpikir yang sistematis dan terarah.

Melalui kegiatan tersebut, peserta Sekolah Dai Hidayatullah diharapkan memiliki kemampuan membaca yang lebih mendalam serta kecakapan berpikir yang terlatih dalam memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

BKPTQ Hidayatullah Konsolidasikan Program Pembinaan Al-Qur’an untuk Masyarakat

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) -- Badan Koordinasi Pembinaan Tilawatil Qur’an (BKPTQ) Hidayatullah memperkuat sinergi serta merumuskan langkah strategis ke depan diharapkan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img