AdvertisementAdvertisement

Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja Diresmikan, Hidayatullah Hadirkan Ruang Pembinaan Holistik bagi Lansia

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Ketua Departemen Sosial Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah, Imron Faizin, meresmikan peluncuran dan kuliah perdana Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja yang mengangkat tema “Sekolah Lansia sebagai Ruang Tumbuh dan Cahaya di Masa Senja” di Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa, 29 Sya’ban 1447 (17/2/2026).

Imron menegaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai wadah pembinaan yang mencakup aspek pengetahuan, penguatan spiritual, kesehatan, dan interaksi sosial.

“Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja ini hadir sebagai wadah pembinaan yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan tetapi juga penguatan spiritual, kesehatan, serta interaksi sosial yang hangat. Kita ingin para lansia tetap merasa dihargai, dicintai, dan memiliki peran penting dalam kehidupan,” katanya.

Program ini merupakan inisiatif Departemen Sosial Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah yang dijalankan di wilayah DKI Jakarta dan secara teknis berada di bawah koordinasi Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah DKI Jakarta serta didukung oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH).

Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja ini berlokasi di Jakarta Selatan dan menjadi bagian dari program pelayanan sosial organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Peluncuran program tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pengurus dan mitra, di antaranya pewakilan Laznas BMH Firjun Muhammad, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah DKI Jakarta Suhardi Sukiman, Bendahara Deden Sugianto Darwin, Ketua Departemen Sosial DPW Hidayatullah DKI Jakarta Tjahjadi, serta perwakilan Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah Tuti Darwati.

Hadir pula unsur mitra eksternal, termasuk Direktur Indonesia Ramah Lansia dr. Soeharijanto Ari Soekadi dan Dr. Kunthi Tridewiyanti dari Indonesia Ramah Lansia DKI Jakarta dan Yayasan Lansia Mandiri Sejahtera.

Dalam sambutannya, Imron Faizin menyampaikan bahwa peluncuran Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang pembinaan yang memandang fase usia lanjut sebagai bagian bermakna dalam perjalanan kehidupan manusia.

“Kita berikhtiar menghadirkan sebuah harapan bahwa setiap fase kehidupan, termasuk usia lanjut, adalah fase yang tetap bermakna, produktif, dan penuh keberkahan,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan menghadirkan perspektif pembinaan yang memandang usia lanjut sebagai fase yang tetap memiliki nilai kontribusi dan pembelajaran.

“Seringkali usia senja dipandang sebagai masa penurunan. Namun melalui Sekolah Lansia ini, kita ingin menghadirkan sudut pandang yang berbeda: bahwa usia lanjut adalah masa penuh hikmah, masa untuk semakin mendekat kepada Allah, dan masa untuk tetap memberi manfaat bagi sekitar,” ujarnya.

Imron menambahkan bahwa para lansia merupakan individu yang telah melewati berbagai pengalaman kehidupan dan memiliki nilai kebijaksanaan yang penting bagi masyarakat.

“Para lansia adalah sosok-sosok yang telah melewati berbagai fase kehidupan. Mereka adalah sumber pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan. Sudah sepatutnya kita menghadirkan ruang bagi mereka untuk terus belajar, berbagi, dan merasakan kebahagiaan dalam kebersamaan,” tukasnya.

Program Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja juga menjadi bagian dari agenda strategis Departemen Sosial Hidayatullah tahun 2026 yang mencakup berbagai program pelayanan sosial dan pemberdayaan umat. Selain program pendampingan lansia, Departemen Sosial Hidayatullah menetapkan sejumlah program wajib, antara lain Jaminan Sosial Kader, Beasiswa Anak Dhuafa, serta Penguatan dan Profesionalisasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.

Sementara itu, program pilihan mencakup kegiatan Sahabat Tobat, Pendampingan Kota Terpadu Mandiri, Hidayatullah Peduli Negeri, dan Pelita Cahaya Senja sebagai program pelayanan khusus bagi lansia.

Imron Faizin juga mengajak berbagai pihak untuk terlibat dalam penguatan program tersebut. “Kami mengajak seluruh pihak—para donatur, relawan, dan mitra—untuk bersama-sama mendukung dan menguatkan program ini. Karena memuliakan lansia bukan hanya tentang kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari ibadah dan investasi kebaikan yang pahalanya terus mengalir,” serunya.

Imrom berharap Sekolah Lansia Pelita Cahaya Senja menjadi ruang pembinaan yang memberikan manfaat berkelanjutan. “Semoga Sekolah Lansia ini menjadi tempat bertumbuhnya kebahagiaan, menguatnya iman, dan lahirnya keberkahan bagi kita semua,” ujarnya menandaskan.

Reporter: Ahsani Taqwim
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Peran Lembaga Filantropi Menjembatani Kebaikan hingga ke Akar Rumput

MEMBANGUN kesejahteraan bagi sesama adalah kebutuhan utama bangsa Indonesia. Namun kesejahteraan tidak lahir begitu saja; ia biasanya tumbuh dari...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img