AdvertisementAdvertisement

Deklarasi Tim Pemenangan Dr M Tasmin Latif Menuju DPD RI Dapil Sultra Periode 2024-2029

Content Partner

Penulis paling kanan berkopiah hitam di kantor KPU Sultra

DALAM mengawali pemaparan orasi politiknya, Ustadz Dr M Tasmin Latif M Pd, pada event deklarasi Tim Pemenangan, Bakal Calon DPD RI Dapil Sultra ini mengatakan, “bobot forum ini menjadi kuat, karena dihadiri oleh Ketua Pokja Politik Hidayatullah, Bapak Ustadz Ir. H. Candra Kurnianto”.

Bersamaan kehadiran Bapak Ustadz Ir Candra Kurnianto ke Sulawesi Tenggara, mewakili Ketua Umum DPP Hidayatullah dalam event Rakerwil Hidayatullah DPW Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan di Hotel Zahra Syariah Kendari. Pada Senin-Selasa 7-8 Januari 2024.

Berkaitan dengan segala sesuatu menyangkut persoalan politik, menjadi ranah diskusi Pokja Politik Hidayatullah.

Salah satu produk yang dihasilkan dari Pokja Politik Hidayatullah ini yang digawangi oleh Ustadz Candra (sapaan akrabnya), adalah Keputusan Penetapan Ustadz Dr. M Tasmin Latif M Pd untuk menjadi DPD RI Dapil Sultra pada periode mendatang ini.

Ketua Dewan Murabbi Pusat ini, dalam orasinya juga memaparkan kronologi penetapan keputusan tersebut.

Berawal dari taujih politik Bapak Pemimpin Umum Hidayatullah Ustadz Abdul Rahman Muhammad, menyampaikan bahwa mekanismenya harus dari bawah.

Mulai dari calon yang diusung dan disepakati pada tingkat DPW selanjutnya mengajukan ke Pokja Politik untuk digodok, hasil tersebut menjadi dasar keputusan MMS (Majelis Musyawarah Syuroh) yang diketuai oleh Bapak Pemimpin Umum dalam keputusan penetapan.

Pada era ini Hidayatullah semakin menunjukkan sebagai organisasi inklusif (terbuka). “Model inklusivitas Hidayatullah dalam da’wah dan politik”, in syaa Allah akan dideklarasikan pada acara Silatnas Hidayatullah 2023 mendatang di Kampus Ummul Quro Gunung Tembak. Papar Ustadz Tasrif Amin (sapaan akrab) Bapak Dr. M Tasmin Latif M Pd.

“Salah satu program yang akan dicanangkan adalah Pelatihan Muballigh di beberapa titik di Sulawesi Tenggara ini”, kata Dr. M Tasmin Latif M Pd. pada akhir orasinya.

Sementara dalam sambutannya Ketua Pokja Politik Hidayatullah, Bapak Ustadz H. Ir Candra Kurnianto mengatakan bahwa, “nanti akan disampaikan ke Pengurus Harian DPP, agar Tim Pemenangan yang telah dikukuhkan ini mendapatkan SK dari DPP sebagai penguatan.”

Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah ini juga menyampaikan, bahwa, “Saya sudah arahkan saat acara Rakernas, Sulawesi Tenggara mendapatkan tugas dan amanah untuk mengusung DPD RI, namun harus dibantu oleh DPW Sulawesi Selatan dan DPW Sulawesi Barat, karena selain jaraknya relatif dekat juga ketua DPWnya mempunyai hubungan emosional dengan Sulawesi Tenggara, masing-masing pernah bertugas di Bumi Anoa ini.”

“Kita perlu merumuskan strategi-strategi pemenangan, diantaranya memberdayakan orang-orang potensial yang ada di Sulawesi Tenggara untuk memberikan dukungan dalam berbagai hal”

Saya teringat, praktisi politik, “Dedi Mulyadi” seorang yang meminta kepadanya ingin mencalonkan diri menjadi caleg, kemudian ditanya, “apa potensimu,” orang ini menjawab, “menyanyi”.

Maka disettinglah, setiap ada hajatan masyarakat, caleg tersebut menyanyi, suaranya memang bagus, iya tidak dibayar namun setiap tampil mengkampanyekan dirinya sebagai caleg.

Dengan cara seperti itu orang ini sukses dan berhasil menjadi Caleg.

“Apalagi orang yang akan kita usung ini seorang ustadz, muballigh, Doktor, tentu jaulah levelnya”, Ustadz Tasrif Amin panggilan kecil kandidat DPD RI menyela, “tapi saya tidak bisa nyanyi”, justru yang bisa menyanyi orang yang duduk di sebelahnya, Ustadz Khairil Baits, hadirin ketawa lepas.

Selanjutnya Ustadz Candra menjelaskan bagaimana kita mampu membangun narasi menguatkan peran situs² sejarah yang pernah ada di Sulawesi Tenggara ini.

Ustadz Candra memberikan contoh kasus, ketika Ustadz Nursyamsa Hadis menjabat sebagai anggota DPD RI, Beliau ikut terlibat memperjuangkan pemekaran Provinsi Kalimantan Utara.

Mendapatkan orang yang memahami geopolitik Sulawesi Tenggara, apa issue-issue yang menarik, misalnya sumber daya alam Sulawesi Tenggara, kita bisa memainkan peran terkait dengan issue yang berkembang.

Ada ghost writernya (penulisnya), kemudian memanfaatkan koran-koran daerah untuk mengsosialisasikan calon yang kita usung, lalu disebar di media-media sosial, Kata Ustadz Candra memaparkan strategi pemenangan yang bisa dilakukan.

Pada acara ini hadir juga Anggota Dewan Mudzakarah Hidayatullah Ustadz H. Ir Khairil Baits.

Dalam sambutannya Beliau menyampaikan, “pengalaman sebelumnya sudah bisa menjadi pelajaran, pasca pencoblosan kita sudah balik masing-masing ke rumah istirahat, tidak lagi mengawal dan mengawasi keberadaan kotak-kotak suara, sehingga pada periode ini perlu menyusun strategi pemenangan yang lebih baik lagi.”

Momen acara ini, dilakukan pembacaan ikrar bersama yang dipandu oleh Ketua Pokja Politik Hidayatullah Bapak Ustadz H. Ir. Candra Kurnianto, membangun komitmen untuk pemenangan Dr. M Tasmin Latif M.Pd sebagai DPD RI Dapil Sulawesi Tenggara Periode 2024-2029.

Pada rangkaian acara Rakerwil Hidayatullah DPW Sulawesi Tenggara ini, acara pembukaan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kendari H. Subhan, ST, Ketua DPW PKS Provinsi Sulawesi Tenggara Yaudusalam Ajo S.i dan Ketua DPD PKS Kota Kendari Andi Mansyur, SS.*/

Ust Ahmad MS, pengurus DMW Hidayatullah Sulawesi Tenggara

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img