AdvertisementAdvertisement

Semarak Gotong Royong Keroyok Pembangunan Masjid Ar-Riyadh

Content Partner

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) -– Sedari sebelum shalat shubuh didirikan, jamaah tampak telah siap siaga. Sejak semalam, memang telah diumumkan bahwa pagi itu akan dilakukan “serangan fajar”. Gundukan pasir dan batu bata telah disiapkan di posisinya. Sejumlah benda keras sebagai penunjang serangan juga terlihat mejeng di sana.

Usai shalat, jamaah masjid tampak serius menyimak arahan yang disampaikan dari atas mimbar. Sambil mendengar pengumuman, terlihat ada jamaah yang melakukan perenggangan otot. Kepala menggeleng keras, ke kakan ke kiri. Ada juga yang memberikan pijitan kecil di punggung rekannya yang sedang berkelahi melawan kantuk.

Pagi buta itu, sekira ribuan warga, ustadz, mahasiswa, santri, dan jamaah Hidayatullah mengeroyok proyek pembangunan Masjid Ar-Riyadh di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Ahad, 15 Rajab 1444 (05/02/2023) pagi.

Menariknya pula, kerja bakti ini dimulai langsung bakda shalat subuh berjamaah di Masjid Ar-Riyadh.

Pantauan Media Center Ummulqura (MCU) Hidayatullah di lokasi, warga dan santri berbondong-bondong melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Ar-Riyadh.

Usai itu, Sekretaris Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Ustadz Abdul Latif Usman, naik ke mimbar memberikan komando dan arahan singkat terkait kerja bakti.

Setelah arahan singkat tersebut, warga bergegas bersiap-siap untuk terjun ke lapangan.

Warga telah mempersiapkan diri dengan membawa baju kerja bakti serta alat masing-masing sejak sebelum subuh. Sehingga, tanpa harus pulang ke rumah dan sarapan terlebih dahulu, warga bisa memulai kerja bakti.

Adapun formasi kerjanya yaitu warga dan mahasiswa STIS Hidayatullah semua prodi mengangkut pasir dan tanah urukan. Sedangkan santri Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH) dari MTs dan MA RM Putra memindahkan batu bata ke lantai 2 dan 3 masjid.

Pekerjaan dilakukan di bawah komando Ustadz Abdul Latif. Secara sistematis, warga dan santri diatur sedemikian rupa. Mereka berbaris panjang, mulai dari tumpukan pasir, tanah, dan batu di halaman masjid sampai ke lantai 2 dan 3.

Suasana kerja bakti Ahad ini berlangsung begitu meriah, semarak, dan penuh semangat. Mulai dari para ustadz pembimbing Hidayatullah, ustadz-ustadz sepuh, para pengurus yayasan, para dosen, guru, mahasiswa, hingga santri bahkan dari MI RM Putra, berjibaku di lokasi kerja.

Tetesan keringat yang membasahi tubuh mereka menjadi saksi bisu semangat tersebut. Butiran pasir dan debu dari batu bata ikut serta “menyaksikan” momentum istimewa ini.

Selain Ustadz Abdul Latif Usman, para pembimbing yang hadir antara lain Ustadz Muhammad Hasyim HS (Pendiri Hidayatullah), Ustadz Mannandring AG (Pembina), Ustadz Syamsu Rijal Palu (Pembina), Ustadz Ahmad Fitri (Pengawas), serta Ustadz Abdul Qodir Abdullah (Pengawas).

Turut serta para pengurus inti dan harian YPPH, mulai dari Ketua, Bendahara, Sekretaris, Ketua Bidang 1, hingga Ketua Bidang 3. Adapun Ketua Bidang 2 sedang bertugas di Pulau Jawa.

“Kita kerja bakti tadi mulai pukul 06.00 WITA setelah shalat subuh diumumkan disuruh ganti pakaian semua, lalu menuju ke tempat kerja bakti,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Silatnas Hidayatullah 2023, Ustadz Arfan AU, kepada MCU, Ahad pagi ditemui di lokasi kerja.

Kerja bakti kali ini menargetkan pemindahan tiga bukit pasir dan tanah urukan dari halaman masjid ke lantai 2 dan lantai 3 masjid.

Kerja bakti ini dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444H sekaligus persiapan Silaturahim Nasional Hidayatullah 2023.

Saksikan video kerja bakti ini di Youtube Ummulqura Hidayatullah, klik tautan di sini.* (MUAS/SKR/MCU)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Rekonstruksi Peradaban Islam Pasca Ramadhan: Menjemput Kejayaan dari Syawal

RAMADHAN, bulan penuh berkah dan ampunan, telah sepekan lebih meninggalkan jejak takwa dalam sanubari kita. Takwa bagaikan benih yang...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img