AdvertisementAdvertisement

Tutup Training Kepemimpinan Hidayatullah Institute, Inilah Pesan Pemimpin Umum

Content Partner

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Pemimpin Umum Hidayatullah KH. Abdurrahman Muhammad menutup helatan kegiatan Training Kepemimpinan Hidayatullah Institute (HI) yang diikuti ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah angkatan I di Komplek Wisma dan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah Jakarta, Jum’at petang, 18 Sya’ban 1444 (10/3/2023).

Dalam arahannya pada penutupan acara tersebut, guru yang karib disapa Ustadz Rahman ini menyampaikan beberapa pesan diantaranya adalah seorang pemimpin, pada level apapun, harus memiliki kekuatan mental dan spiritual. 

“Para pemimpin harus kuat mental, sebab pemimpin itu penjaga agama dan mengatur kehidupan,” katanya. 

Menjabarkan hal tersebut, Ustadz Rahman lalu menukil ungkapan Imam Al Ghazali dalam kitabnya Al iqthisad Fi Al I’tiqad bahwa  agama dan negara memiliki kaitan yang sangat erat dimana imam (pemimpin) adalah penjaganya.

“Agama tanpa penjaga maka akan sia sia. Maka para peserta jika kembali ke daerah harus dibawa semangat kepemimpinannya dan menjaga agama, mendidik mereka supaya mereka shalat dengan benar,” katanya. 

Kesiagaan pemimpin dalam menjaga agama dan kehidupan sangat luas bahkan pada hal hal yang mungkin tampak sederhana seperti urusan kebersihan lingkungan. 

“Maka jika kita pemimpin di manapun berada, kalau agama disia-siakan harus direspon. Lingkungan yang bersih, tertib, itu adalah menjaga agama. Menjaga muamalah,” katanya mencontohkan. 

Tugas kepemimpinan tersebut setarikan nafas dengan apa yang menjadi tugas para Nabi. Ia menyebutkan, diutusnya para Nabi ke alam semesta hanya untuk dua hal. Pertama, untuk mendidik manusia agar sampai kalimat Laa Ilaaha Illallah baik melalui dakwah maupun taklim.

“Agar Islam menjadi prinsip hidup sehingga manusia memiliki akhlak sempurna yaitu akhlak Al Quran,” imbuhnya. Kemudian, yang Kedua, diutusnya para Nabi ke alam semesta, adalah untuk melahirkan pemimpin. 

Pada kesempatan tersebut Pemimpin Umum mengapresiasi Hidayatullah Institute atas pelatihan berjenjang dan berkelanjutan ini yang menurutnya akan mendukung penguatan kapasitas dan kapabilitas para pengurus daerah agar memiliki kemampuan leadership.

“Memimpin itu tidak mudah, seperti dalam memutuskan kebijakan karena mengambil keputusan tidaklah mudah dikarenakan harus memiliki mental pemimpin. Seorang pemimpin selalu berfokus bagaimana melahirkan gagasan, dari gagasan melahirkan konsep dan dari konsep melahirkan gerakan,” tandasnya.

Penutupan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Ust. Dr. H. Nashirul Haq, MA, serta sejumlah jajaran DPP Hidayatullah lainnya seperti Kabid Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi Asih Subagyo, Ketua Departemen Komunikasi dan Penyiaran Shohibul Anwar, dan Ketua Departemen Sumberdaya Insani Muhammad Arfan AU.

Hadir pula Direktur Hidayatullah Institute (HI) Muzakkir Usman Asyari dan Direktur Progressive Studies & Empowerment Center (Prospect) Imam Nawawi..*/Amanji Kefron Abdullah

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Spirit Halal Bihalal dan Menetapi Ketakwaan Kita

ATAS gagasan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah yang merespon dinamika politik yang muram pada masa itu,...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img