Beranda blog Halaman 300

Semarak Dakwah Hingga Pelosok, Ramadhan Posdai Angkat Tagline “Pengabdian Tanpa Batas”

0

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Semarak dakwah hingga ke pelosok negeri tanpa henti, demikian pula pada bulan Ramadhan kali ini. Didasari pada intensi tersebut, Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) meluncurkan program Sahabat Dai dengan tagline “Pengabdian Tanpa Batas”.

Ketua Posdai Pusat, Ust. Samani Harjo, mengatakan sejatinya dakwah tak mengenal batas waktu maupun tempat. Oleh sebab itu, pengabdian di jalan dakwah tak ada limitasi.

“Pengabdian tanpa batas sebagai peneguhan bahwa kerja kerja dakwah adalah pekerjaan penting sepanjang masa,” kata Samani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 1 Ramadhan 1444 (23/3/2023).

Samani menerangkan, tagline “Pengabdian Tanpa Batas” diambil dari dari Al Quran surah Al Fatihah “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in”, yang memuat spirit pengabdian hanya kepada Allah SWT. “Hanya kepada-Mu kami mengabdi, dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”.

Kata Samani, dengan berbekal kalimat yang diikrarkan dalam setiap shalat saat membaca surah Al-Fatihah itu, para dai mengabdi PosDai berangkat ke tempat tugas hingga ke wilayah 3T: Terluar, Terdalam, dan Terasing di seluruh Nusantara.

“Kata ‘kami’ dalam ikrar itu memberikan penekanan bahwa seseorang yang tercerahkan dengan kesadaran menyangkut keterikatannya dengan sesama tidak akan merasakan apa pun kecuali derita manusia, serta tidak berupaya kecuali mewujudkan keselamatan dan kesejahteraan manusia,” katanya.

Ikrar itu juga mengaksentuasi bahwa dai mengabdi berkawan dengan sahabat manusia, seperti pengetahuan, kesehatan, kemerdekaan, keadilan, keramahan, dan sebagainya. “Dan dia akan berseteru dengan musuh manusia, seperti kebodohan, penyakit, kemiskinan, prasangka, dan sebagainya,” imbuhnya.

“Mereka tahu, betapa banyak saudara-saudara mereka di wilayah-wilayah yang jauh itu yang belum tersentuh oleh Islam. Padahal wahyu bagi manusia itu ibarat cahaya bagi mata,” lanjutnya.

Samani menegaskan, tanpa cahaya, yang ada hanyalah kegelapan. Maka, dengan niat mengabdi kepada Allah dan bekal yakin dengan pertolongan-Nya para dai mengabdi mencoba meretas batas baik keterbatasan diri mereka, keterbatasan saudara-saudara baru mereka di daerah tugas, dan juga batas-batas teritorial yang kasat mata.

“Kita, setiap muslim, juga telah mengikrarkan pernyataan tersebut. Maka bukankah sudah selayaknya bila kita membersamai dan mendukung kiprah para dai tersebut,” tandasnya seraya mengajak khalayak luas menjadi bagian dari Sahabat Dai PosDai.*/Zainal Amiruddin

Perluasan dan Renovasi Masjid Ummul Quro Ponpes Hidayatullah Depok Dimulai

0
Maket plan pembangunan dan renovasi Masjid Ummul Quro Ponpes Hidayatullah Depok (Foto: dok. hidayatullah.or.id)

DEPOK (Hidayatullah.or.id) — Pengerjaan pembangunan untuk perluasan dan renovasi Masjid Ummul Quro, Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, telah dimulai.

Masjid yang dibangun kali pertama pada tahun 1990 ini kini sudah over kapasitas. Ruang ibadah utama kini tak lagi dapat menampung lebih banyak jamaah yang kapasitas maksimal 750 orang.

Masjid Ummul Quraa merupakan tempat utama berbagai aktivitas santri dan warga Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok maupun warga sekitar sebagai pusat kegiatan ibadah, pusat pengembangan ilmu, pusat kebudayaan Islam, pusat pengembangan karakter dan kepemimpinan umat.

Panitia Pembangunan Masjid Ummul Quro Ponpes Hidayatullah Depok, Ust. Rasfiuddin Sabaruddin, mengatakan rencana perluasan dan renovasi ini sebetulnya sudah direncanakan sejak tahun 2016 dengan target kapasitas dapat menampung 2000 jamaah.

“Untuk penyelenggaraan ibadah hari hari besar seperti shalat Jum’at dan shalat Ied, tak sedikit jamaah harus saling menyempil karena sisi kanan kiri dan beranda belakang pun telah disesaki jamaah lainnya,” kata Rasfiuddin dalam obrolan dengan Hidayatullah.or.id, Rabu, 30 Sya’ban 1444 (22/3/2023).

Dia menerangkan, perluasan dan renovasi yang dilakukan ini tetap mempertahankan bentuk dan berbagai bagian yang telah menjadi ciri khas masjid sejak kali pertama dibangun.

Rasfiuddin menyebutkan kegiatan renovasi ini memerlukan dana sedikitnya Rp 12.884.563.000 dengan beberapa konstruksi baru yang dilakukan yaitu perluasan ruang sisi masjid, penambahan lantai 2 bagian belakang, dan sejumlah bagian yang direnovasi serta pengadaan fasilitas lainnya.

Ia meminta doa restu khalayak luas pada kaum muslimin dan muhsinin agar pembangunan dan renovasi masjid ini berjalan dengan baik serta dapat dituntaskan sebagaimana target yang telah ditetapkan.

“Mohon doa dan dukungannya semoga pembangunan Masjid Ummul Quro Ponpes Hidayatullah Depok ini berjalan lancar. Kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja untuk beramal jariyah dengan memberikan sumbangsih terbaiknya,” katanya.

Bagi para muhsinin yang ingin berdonasi mendukung pembangunan ini dapat melalui nomor rekening Bank BSI Nomor 7181258505 dan Bank Muamalat Nomor 3070040950 atas nama Masjid Ummul Quraa.

Panitia pembangunan menyediakan saluran layanan jemput donasi ke rumah rumah atau kantor. Program perhimpunan ini dilakukan bekerjasama dengan Mitra Zakat Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) dengan kontak person 0821-8930-4549 dan 0812-5436-1133.*/Yacong B. Halike

SAR Hidayatullah Gorontalo Kirim Anggota Peserta Diklatsar Basarnas

0

GORONTALO (Hidayatullah.or.id) — Pengurus Wilayah Search and Rescue (SAR) Hidayatullah Provinsi Gorontalo mengirimkan sejumlah utusannya menjadi peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) SAR yang digelar oleh Basarnas Gorontalo selama 7 hari.

Diklat SAR ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor (Kakan) Basarnas Gorontalo Hi Heriyanto, S.Adm. Adapun peserta merupakan utusan mitra dan potensi Basarnas Gorontalo sejumlah 100 orang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme mitra Basarnas untuk memenuhi kebutuhan penangan bencana yang terjadi di perairan Gorontalo,” katanya.

Heriyanto berharap, dari kegiatan diklat ini semakin meningkatkan mutu, kapasitas, dan profesionalisme para potensi mitra Basarnas.

Sementara itu, Ketua SAR Hidayatullah Gorontalo Khusnul Aqibah mengatakan gelaran kegiatan selama sepekan ini dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan pelayanan terhadap bencana di perairan.

“Basarnas Gorontalo memang secara rutin melakukan pelatihan untuk peningkatkan mutu dan profesionalisme seluruh mitra dan potensi di Gorontalo termasuk SAR Hidayatullah,” kata Khusnul.

Dia menambahkan, anggota SAR Hidayatullah yang diutus untuk mengikuti kegiatan diklat SAR yang diselenggarakan oleh Kantor Basarnas Gorontalo, ini fokus pada materi Medical First Responder (MFR) dan Water Rescue yang digelar selama 7 hari di BPMP dan Pantai Botutonuo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Grontalo, mulai Selasa (07/3/2023) hingga Ahad (12/3/2023).

Dalam kegiatan ini SAR Hidayatullah Gorontalo mengutus lima orang anggota terbaik yang terdiri dari anggota muda termasuk Ketua Pemuda Hidayatullah Gorontalo Qosim Kolonta dengan tujuan kaderasasi dan penambahan jumlah anggota baru untuk SAR Hidayatullah Gorontalo.*/Walimin

Bantu Bangun Dapur Warga Penyintas Angin Puting Beliung di Kendari

0

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Belum lama ini Kota Kendari mendapat musibah berupa angin puting beliung. Puluhn rumah warga di Kota Kendari mengalami kerusakan.

“Angin itu membuat beberapa kanopi warga rubuh dan tidak sedikit pohon juga tumbang menimpa rumah warga,” terang Kepala BMH Perwakilan Sulawesi Tenggara, Fatahillah, Selasa,29 Sya’ban 1444 (21/3/2023).

Merespon kondisi tersebut Laznas BMH memberikan bantuan untuk seorang warga penyintas angin puting beliung, Fatimah.

“Laznas BMH berikan bantuan berupa dana untuk kembali membangun dapur yang rubuh akibat tertimpa pohon tumbang yang terhempas angin puting beliung,” imbuhnya.

Fatimah, ibu dari seorang anak itu mengkau bahagia.

“Alhamdulillah, terimakasih BMH atas bantuan untuk kami membangun dapur kembali,” ungkap warga yang tinggal di Puuwatu, Kendari itu semringah.

Fatahilah menambahkan bahwa demikianlah zakat, infak dan sedekah, dapat memberikan kemudahan bagi sesama yang membutuhkan.*/Herim

Optimalkan Syiar Kebaikan Laznas BMH Kunjungi Kantor Tribun Timur

0

MAKASSAR (Hidayatullah.or.id) — Laznas BMH, kembali menguatkan kerjasama dengan media Tribun Timur yang berada di Jalan Cendeawasih Makassar, Selasa,29 Sya’ban 1444 (21/3/2023).

Ketua BMH Perwakilan Sulawesi Selatan Kadir menyampaikan kunjungam ini bertujuan lebih menguatkan kolaborasi dan sinergi kebaikan bersama Tribun Timur yang selama ini telah terjalin.

“Tribun timur yang sudah 19 tahun berkarya dalam pemberitaan, setiap momentum Ramadhan juga mendapat berkah dengan kerjasama kebaikan yang dilakukan oleh Baitul Maal Hidayatullah,” ujar Pemred Tribun Timur, Nur Tamzil Tahir.

Syiar kebaikan melalui media minstrem seperti Tribun Timur menjadi upaya Laznas BMH memberi warna kebaikan pada media rujukan publik.

“Kita harus melihat secara utuh, Indonesia masih seperti siang dan malam. Memang ada sisi gelap yang memprihatinkan. Tetapi INdonesia juga memiliki sisi terang, dimana banyak orang sadar zakat, infak dan sedekah. Melalui BMH semua itu membuat banyak kebaikan luar biasa dalam kehidupan nyata,” pungkas Kepala Humas BMH Pusat, Imam Nawawi yang turut menyertai pertemuan itu.*/Herim

Bukti Nyata Kebaikan Laznas BMH Kirim Logistik untuk Santri dan Warga Dhuafa

0

MEDAN (Hidayatullah.or.id) — Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sumatera Utara menyalurkan zakat, infak dan sedekah jelang Ramadan 1444 tahun ini, Selasa, 29 Sya’ban 1444 (21/3/2023).

Penyaluran dilakukan melalui program Ekspedisi Kebaikan Zakat yang digagas secara nasional dari Sabang sampai Merauke.

Di Sumatera Utara, salah satu tujuannya yaitu Ma’had Tahfidz Putri Madinatul Munawwarah, Tirta Deli, Deli Serdang.

Osman Ali, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Sumut menerangkan ini adalah pemanasan Ramadhan.

“Penyaluran zakat, infak dan sedekah ini merupakan tahap pertama dilakukan. adapun bantuan yakni kebutuhan logistik berupa beras, telur, minyak, mie instan dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya.

“Penyaluran dilakukan sesaat sebelum Ramadhan itu untuk memastikan penerima manfaat memiliki stok pangan untuk berbuka dan sahur di bulan Ramadhan. Ke depan tentu akan berlanjut kegiatan semacam ini melalui program kebaikan lainnya” ucapnya menambahkan.

Harapannya ada kepastian bahwa penerima manfaat adalah orang-orang yang senantiasa melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan begitu, kebaikan dari para donatur akan terus melahirkan kebaikan lainnya. Selain itu juga menyasar masyarakat kurang mampu.

Ustadz Boxsa, selalu penanggungjawab pondok ini menyambut kedatangan BMH dengan penuh haru, kekhawatirannya di tengah kondisi kebutuhan logistik yang mengalami kenaikan harga terjawab dengan kehadiran BMH Sumut membawa lagistik.

“Dengan adanya bantuan logistik ini, Insyaallah di Ramadhan ini kebutuhan dapur santri terpenuhi,” tutur pria kalem ini penuh syukur dan tidak lupa mengucapkan terima kasih atas kebaikan hati para donatur.

Rasa syukur juga terlontar dari para santri, sebagaimana diungkapkan salah seorang santri putri, Dinda.

“Terima kasih kepada BMH dan donatur atas bantuanya mencukupi kebutuhan kami selama Ramadhan. semoga selalu diberikan kesehatan dan panjang umur,” ucapanya dengan sumbringah dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah.

Ekspedisi kebaikan ini menyasar 46 penerima manfaat. Osman berharap kedepannya makin banyak lagi yang dapat terbantu.

“Momentum bulan Ramadhan ini, mari bersama BMH wujud nyatakan kebaikan serta menebar kebaikan kepada ummat,” tutupnya.*/Herim

Laznas BMH Launching Ekspedisi Kebaikan Zakat

0

MAKASSAR (Hidayatullah.or.id) — Laznas BMH launching program “Ekspedisi Kebaikan Zakat” yang secara langsung diresmikan oleh konten kreator ternama Sulsel, Rijal Djamal di depan kantor Laznas BMH Perwakilan Sulsel yang beralamat di Jalan Tamalanrea Raya, Kota Makassar, Selasa, 29 Sya’ban 1444 (21/3/2023).

“Dengan mengucap basmalah, kita resmikan ekpedisi kebaikan zakat BMH Sulawesi Selatan,” ucapnya meresmikan.

Ekspedisi Kebaikan Zakat menurut Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Sulsel, Basori Shobirin adalah wujud solusi kebaikan zakat, infak dan sedekah umat kepada mereka yang membutuhkan.

“Pada momentum ini sasaran utama adalah para santri yang ada di Makassar, Maros, Parepare, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur,” terang Basori.

Program ini hanya sebagai penanda awal bahwa Ramadhan ini Laznas BMH punya program pemenuhan kebutuhan gizi para santri selama Ramadhan.

“Mari bersama Laznas BMH pastikan kebutuhan logistik dan nutrisi santri terjamin selama Ramadhan. Insha Allah doa dan ibadah mereka akan mengundang berkah untuk kita semua,” tutup Basori.*/Herim

Laznas BMH Dukung Peresmian Pesmadai di Demak

0

DEMAK (Hidayatullah.or.id) — Laznas BMH terus menguatkan peran dan kiprahnya untuk mendidik generasi bangsa. Kali ini dibuktikan dengan mendukung peresmian Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai) Demak yang terletak di Nagblak Sari RT 2/8 Sayung Demak, Rabu, 28 Sya’ban 1444 (20/3/2023).

Kordinator BMH Perwakilan Jawa Tengah Gerai Demak, Aqiful Khoir, mengatakan hal ini sebagai upaya ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pesantren Mahasiswa Dai ini adalah program yang diinisiasi oleh Pemuda Hidayatullah bersama Laznas BMH di Demak guna ikut mencerdaskan bangsa agar lebih siap menjadi generasi yang cerdas dan beradab,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis BMH memberikan dukungan berupa beasiswa dan kebutuhan pokok lainnya untuk Pesmadai.

Pesantren Mahasiswa Dai ini gratis dan menjadi ruang bagi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk belajar secara menyeluruh, tidak saja ilmu akademik tetapi juga ibadah dan Alquran secara intens di sela kesibukan kuliahnya.

“Ini sangat selaras dengan program BMH melahirkan dai muda yang siap ditugaskan ke berbagai daerah,dengan spirit intelektualitas menuju spiritualitas,” imbuh Aqif.

Gus Azmi (21), salah satu pengurus IMADE (Ikatan Mahasiswa Demak) yang juga didapuk sebagai “Lurah” Pesantren Mahasiswa Dai ini mengungkap alasan ketertarikannya bergabung di Pesmadai.

“Pesmadai ini memberikan nilai lebih bagi mahasiswa di luar kampus lewat beragam program-programnya, seperti pendidikan akhlaq, sains Alquran, kitab kuning kajian keislaman dan tambahan skill penting lainnya, seperti jurnalistik dalam ragam variannya,” tuturnya.

Ust Ma’ruf pembina Pesmadai bersama Pengasuh Pesantren Anak Jalanan Al Islah Tegal Kyai Ahmad Suwarno M.Pd , yang hadir dalam seremonial launching Pesmadai tersebut menyampaikan apresiasi atas dibukanya program ini.

Sementara itu Shodiqul Fulqin Ketua Pemuda Hidayatulloh Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini akan terus diperluas di berbagai titik di Jawa Tengah.

“Insya Allah ini adalah gerakan dakwah intelektual yang inovatif, dan perlu dikembangkan di banyak tempat di Jateng agar ke depan bangsa ini memiliki kandidat pemimpin yang memang cerdas dan punya adab,” ungkapnya.*/Herim

Semarak Totalitas Hidayatullah Jakarta Selatan Sambut Ramadhan

0

TANJUNG BARAT (Hidayatullah.or.id) — Menyambut Ramadhan 1444 Hijriah, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Jakarta Selatan dan Yayasan Jayakarta Fathan Mubiina (JFM) menggelar Tarhib.

Bertempat di Pesantren Tahfidz Fathan Mubiina (PTFM) Puteri Tanjung Barat, di pelantaran taman di sore hari kegiatan berjalan khidmat. Kegiatan ini sekaligus menandai pembukaan Dauroh Ramadhan santri Putera dan Puteri PTFM.

Untuk mensukseskan Ramadhan pengurus Yayasan JFM menukil tema besar “Ramadhanku Berkualitas, Ibadahku Totalitas”.

Pemantik pertama, Wasekjen DPP Hidayatullah Ust. Dr. Abdul Ghofar Hadi membawakan materi Ulama Muda. Dalam pemaparannya itu, ia menjelaskan pentingnya bekal menyambut Ramadhan dengan Iqra.

“Kita pantas bergembira dengan datangnya bulan ini. Karena kapan lagi mau serius beribadah kalau nggak di Ramadhan,” jelasnya dengan penuh semangat, Ahad, 27 Sya’ban 1444 (19/32023).

Beliau mengingatkan, untuk setiap kita memasang target besar sehingga mujahadahnya pun demikian.

Adapun pemateri kedua, Ust. Ryan memaparkan Entrepreneur Muda kaitannya denga Ramadhan.

Pembina Yayasan JFM ini mengatakan konsep tauhid menjadi pondasi utama seorang pengusaha. Sebab kalau bukan itu orientasi bisa berubah ubah, bukan mencari ridho Allah. Yang ada orientasi dunia, yaitu harta.

“Bahwa apa yang kita lakukan, dalam menjemput rejeki ini adalah mengharap RidhoNya. Masalah hasil kita serahkan ke Allah,” ucap Ryan yang juga Pengurus DPW DKI Jakarta.

Terakhir ia menyampaikan ibadah dan kedekatan kita kepada Allah di Ramadhan tidak menggangu aktivitas kita dalam menjemput rejeki. Rasa bermalas-malasan dalam bekerja. Seyogianya kalau kita orang beriman, maka bulan ini harusnya lebih digiatkan produktivitas kita.

Ust. Muzakir Usman sebagai pemateri terakhir sempat menyimpulkan pemaparan dua narasumber sebelumnya.

Direktur Hidayatullah Institute ini lantas memberi penguatan yakni Intelektual. Menurutnya untuk mencapai kemapanan beribadah dan bermualamah diperlukan wawasan dan ilmu yang mumpuni.

“Kemenangan intelektual itu harus diraih, dan salah satu momentumnya adalah Ramadhan. Namun untuk mencapai itu tidak serta merta, ada proses panjang dilewati,” ungkap Muzakir yang membawakan materi Profesional Muda

Ia melanjutkan orang yang menguasai database, big data ialah orang yang beruntung saat ini. Bagaimana ia dapat akses, mengetahui apa yang disukai orang tertentu. Data tersebut terhambur.

Nah yang menarik, justru buat seorang muslim data dari Al-Qur’an inilah yang harus jadi sumber keilmuan. Bagaimana Allah menjelaskan tentang pendidikan anak sholeh datanya ada di surat Lukman. “Data apa saja ada di dalam Al-Qur’an,” tukasnya.

Hadir dalam kegiatan Tarhib Ramadhan, Ketua DPW DKI, Ustadz Muhammad Isnaini, dan beberapa pengurus. Wali santri, guru ngaji Rumah Qur’an binaan DPD Hidayatullah Jaksel. Hadir juga unsur Mushida Jaksel, dan Pemuda Jaksel.*/Azim Arrasyid Sofjan

Sesi Pertama, Alumni STIS Hidayatullah Sumbang Hampir 50 Juta untuk Sukseskan Silatnas

BALIKPAPAN (Hidayatullah.or.id) — Ikatan Alumni STIS Hidayatullah (IAS-HIDA) berhasil menggalang dana hampir mencapai 50 juta atau sebesar Rp 44.666.666. Fulus itu merupakan sumbangsih para alumni STIS Hidayatullah untuk mensukseskan gelaran Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah 2023 yang akan digelar November mendatang.

Penggalangan dana sesi pertama itu digelar belum lama ini, Ahad, 20 Sya’ban 1444 (12/03/2023), secara virtual melalui forum reuni yang mengangka tema “Kokohkan Identitas Alumni untuk Suksesi Silatnas 2023”.

Kegiatan ini diikuti 16 angkatan alumni putri. Hadir Ketua Panitia Silatnas Hidayatullah 2023 Ust. Muhammad Arfan AU, Ketua Umum PP IAS-Hida Rizky Kurnia Sah, dan Koordinator Umum PP IAS-Hida Ummi Salami.

Ummi Salami dalam laporan singkatnya menyampaikan permohonan maaf karena kegiatan ini baru terselenggara kembali. Terakhir digelar sebelumnya pada 2 tahun lalu di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak.

Ia pun mengundang secara terbuka kepada seluruh alumni STIS Hidayatullah untuk turut menyukseskan Silatnas Hidayatullah 2023.

“Kami tunggu kehadirannya seluruh alumni di Gunung Tembak pada November 2023. Kita akan reuni dan semoga dimudahkan oleh Allah berkumpul secara offline, insya Allah. Amiin,” ujarnya seperti dilansir laman Ummulqura Hidayatullah sebagai salah satu official media partner Silatnas Hidayatullah kali ini.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Umum IAS-Hida, Rizky, juga menyampaikan secara umum berkenaan forum temu alumni pada momen Silatnas itu. Dia mengatakan, Silatnas IAS-Hida bukan sekadar temu kangen.

“Namun lebih dari itu, untuk mengukuhkan kembali silaturahim, menguatkan jaringan alumni, dan wadah untuk mendorong alumni berkontribusi terhadap pengembangan kampus,” katanya.

Adapun bentuk kegiatannya adalah testimoni alumni dari beberapa angkatan yang telah berkiprah di daerah, sosialisasi Program TASBIH (Tebar Semangat Berbagi Infak dan Hadiah) sebagai transetter pengabdian alumni dalam kegiatan sosial kemanusiaan, sosialisasi PMB STIS Hidayatullah, dan kegiatan inti yaitu lelang komitmen infak Silatnas.

Rizky menyebutkan, pada lelang sebagai sesi utama ini terhimpun dana sebesar Rp 44.666.666. Semua dana itu akan disalurkan kepada Panitia Silatnas Hidayatullah 2023.

Secara simbolis, penyerahan dana itu diberikan oleh Rizky kepada Ust. Arfan di kampus STIS Hidayatullah Putri, Gunung Tembak, Balikpapan.

Rahmatia yang didapuk sebagai pelelang dalam penggalangan dana itu mengatakan jangan sampai kita tidak ikut berpartisipasi dalam momen Silatnas mendatang.

“Mungkin kalau bapak-bapak dengan cara bekerja bakti pagi siang sore dan malam untuk menyelesaikan Masjid Ar-Riyadh, sebagai tolak ukur terselenggaranya Silatnas seperti kata Bapak Pemimpin Umum. Maka kita para ibu-ibu bisa berpartisipasi dengan cara maksimal berinfak,” tegas Rahamtia.

Rahmatia mengajak para alumni untuk terus berkiprah dan berpartisipasi dalam perhelatan akbar tersebut.

Dia mengatakan, nominal sebenarnya bukanlah ukuran. Tetapi keikhlasan hati yang menjadi tolak ukur dan menjadi jalan kemudahan untuk kita bisa mewujudkan harapan akan adanya Silaturahim IAS HIDA secara offline.

“Saling memupuk ukhuwah dan melepas rindu mengingat momen di masa kuliah dulu, maupun bertukar kabar akan indah dan beratnya menjalankan tugas keumatan,” imbuhnya.

Angkatan El Quds sebagai panitia penyelenggara Silatnas IAS Hida, mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan alumni menjadikan angkatan ke-16 ini sebagai penyelenggara event nasional itu.

“Alhamdulillah, event ini sebenarnya akan diselenggarakan di awal bulan Januari silam. Namun mempertemukan aspirasi waktu dari seluruh kakak senior alumni tentu menjadi tantangan sendiri,” kata Rahmatia.

“Pada akhirnya agenda ini terlaksana dengan maksimal. Hal ini tentu tak lepas dari takdir dan kasih sayang Allah,” ujarnya menandaskan mewakili panitia.*/(Gina/Unais/Qonita/STIS/MCU/Media Silatnas)