AdvertisementAdvertisement

Musyawarah Majelis Syura, Hidayatullah Perkuat Budaya Musyawarah dan Pengembangan Wilayah Khusus Kalimantan

Content Partner

Jajaran Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah dalam Musyawarah Majelis Syura: KH. Naspi Arsyad, Lc. (Ketua Umum DPP Hidayatullah), KH. Hamim Thohari, M.Si. (Ketua Pimpinan Majelis Syura) dan KH. Nashirul Haq, Lc., M.A. (Wakil Ketua Pimpinan Majelis Syura). Foto: Muhammad Azka Alfath / Hidayatullah.or.id

JAKARTA (Hidayatullah.or.id) — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah menutup rangkaian Musyawarah Majelis Syura yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Juli 2026, di Ruang Pleno Gedung Dakwah Hidayatullah Pusat, Jakarta. Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, Musyawarah Majelis Syura menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang menegaskan komitmen Hidayatullah untuk memperkuat budaya musyawarah, menjaga disiplin organisasi, serta mendorong percepatan pengembangan Wilayah sebagai salah satu agenda prioritas organisasi.

Ketua Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah, KH. Hamim Thohari, M.Si., dalam sambutan pembukaan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musyawarah Majelis Syura sebagai amanat konstitusi organisasi. Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh anggota Majelis Syura hadir dalam forum tersebut, kecuali dua orang yang berhalangan karena alasan kesehatan.

Hamim menyampaikan bahwa Pemimpin Umum Hidayatullah, KH. Abdurrahman Muhammad, yang masih menjalani masa pemulihan, menitipkan salam kepada seluruh peserta Musyawarah Majelis Syura. Menurutnya, KH. Abdurrahman juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa yang dipanjatkan sehingga proses operasinya berjalan lancar. Ia berharap, apabila proses pemulihan berlangsung sesuai rencana, dapat kembali mengikuti Musyawarah Majelis Syura pada kesempatan berikutnya.

“Insya Allah apabila proses pemulihan berjalan sesuai harapan, pada Musyawarah Majelis Syura berikutnya beliau sudah dapat bergabung kembali bersama kita,” ujar Hamim.

Selain itu, Hamim juga menyampaikan salam dari Ustadz Rosyam yang belum dapat menghadiri musyawarah karena masih menjalani masa pemulihan kesehatan.

Disiplin Organisasi Jadi Budaya yang Harus Dijaga

Dalam sambutannya, Hamim menyampaikan sejumlah pesan yang diterimanya dari KH. Abdurrahman Muhammad saat menjenguk beliau beberapa hari sebelumnya.

Pesan pertama adalah apresiasi terhadap budaya organisasi Hidayatullah yang dinilai konsisten menjaga disiplin dalam menjalankan konstitusi organisasi, termasuk penyelenggaraan Musyawarah Majelis Syura secara rutin.

Menurutnya, tingkat kehadiran peserta dalam berbagai forum organisasi hampir selalu berada di atas 90 persen. Hal tersebut dinilai sebagai wujud nyata ketaatan terhadap kepemimpinan dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi.

“Budaya ketaatan, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap kepemimpinan harus terus dijaga sebagai bagian dari kultur Hidayatullah yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Dinamika Organisasi Diselesaikan Melalui Musyawarah

Hamim menjelaskan bahwa dinamika pemikiran dalam organisasi merupakan hal yang wajar selama diselesaikan melalui mekanisme musyawarah.

Ia mencontohkan sikap KH. Abdurrahman Muhammad yang selama ini dikenal selalu mengedepankan musyawarah sebelum mengambil keputusan, termasuk dalam berbagai persoalan strategis organisasi.

“Beliau memberikan teladan bahwa sekalipun dinamika berlangsung cukup kuat, semuanya tetap dapat diselesaikan melalui musyawarah dan saling memahami,” ujarnya.

Dorong Pengembangan Wilayah Khusus Kalimantan

Dalam forum tersebut juga dibahas pengembangan Wilayah Khusus Kalimantan sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi di masa mendatang.

Hamim menyampaikan bahwa KH. Abdurrahman Muhammad menyambut baik usulan pembentukan Badan Pengkajian dan Pengembangan Wilayah Khusus Kalimantan. Menurutnya, badan tersebut diharapkan memiliki koridor yang jelas sehingga mampu menjadi solusi bagi seluruh pemangku kepentingan.

Selain aspek kelembagaan, pengembangan wilayah khusus juga diarahkan untuk diperkuat melalui kemandirian ekonomi organisasi.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pengembangan perkebunan kelapa sawit sebagai basis ekonomi. Konsep tersebut antara lain mendorong setiap Rumah Qur’an memiliki lahan sekitar 10 hektare, setiap kader sekitar 5 hektare, setiap DPD sekitar 10 hektare, dan setiap DPW sekitar 20 hektare.

“Apabila konsep tersebut dapat diwujudkan secara bertahap, insya Allah kebutuhan pembiayaan pendidikan, dakwah, dan berbagai program organisasi akan memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat,” jelas Hamim.

Optimistis dengan Pertumbuhan Pendidikan

Hamim juga menyampaikan kabar menggembirakan mengenai perkembangan pendidikan Hidayatullah di Kalimantan Timur. Di tengah kecenderungan penurunan jumlah santri baru di sejumlah daerah, beberapa pesantren Hidayatullah justru mengalami peningkatan jumlah pendaftar.

Ia menyebut Kampus Gunung Tembak Balikpapan, Bontang, Sangatta, hingga Berau mencatat perkembangan positif. Bahkan, Pondok Pesantren Hidayatullah Berau menutup pendaftaran lebih awal karena kuota santri baru telah terpenuhi.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan Wilayah Khusus Kalimantan sekaligus memperkuat peran Hidayatullah di bidang pendidikan dan dakwah.

Jajaran Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah dalam Musyawarah Majelis Syura. ( Foto: Muhammad Azka Alfath / Hidayatullah.or.id )

Musyawarah Majelis Syura 2026 kemudian ditutup dengan penegasan komitmen seluruh peserta untuk terus memperkuat budaya musyawarah, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mengakselerasi berbagai program strategis guna mendukung kemajuan dakwah, pendidikan, dan kemandirian ekonomi Hidayatullah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Terbaru

Menemukan Kembali Jalan Pendidikan Pesantren, Menjawab Pertanyaan “Quo Vadis Pendidikan Pesantren?”

Sebulan lalu, tepatnya 29 Juni, Ustadz Dr. Muzakkir Usman menuliskan artikel apik dengan pemaparan yang elaboratif tentang perjalanan pendidikan...
- Advertisement -spot_img

Baca Terkait Lainnya

- Advertisement -spot_img